10 Saran Ahli untuk Kembangkan Hilirisasi Emas RI

1 hour ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Chairman Indonesia Mining (IMI) Irwandy Arif menyampaikan berbagai saran kepada para pemangku kepentingan agar emas tak hanya menjadi barang yang diperjualbelikan. Sederet saran tersebut bertujuan untuk mengembangkan industri emas di Indonesia.

"Jadi sebenarnya saya sudah mempersiapkan ini, bahwa emas itu jangan dipandang kita cuma jual-beli saja. Jadi produksi-produksi saja jangan. Jadi apa yang harus dilakukan pemerintah," kata dia dalam Mindialogue 2026, Rabu (12/8/2026).

Pertama adalah mengintegrasikan sumber daya dan cadangan serta penambangan emas. Menurut dia, cadangan adalah jiwa dari perusahaan tambang.

"Tanpa cadangan, jangan mengaku sebagai perusahaan tambang. Jadinya perusahaan trading," tutur Irwandy.

Kedua, adalah standarisasi dan peningkatan kualitas refinery emas di Indonesia. Dia menyebut standarisasi sudah dilakukan oleh ANTAM melalui sertifikasi London Bullion Market Association (LBMA). Ketiga aset emas jangan hanya dipersiapkan untuk diperjualbelikan. Dengan kata lain emas dapat difungsikan sebagai instrumen keuangan.

"Sudah terjadi pergeseran daripada membeli perhiasan menjadi batangan dan menjadikan lindung nilai di bank," jelas Irwandy.

Sebagai instrumen keuangan, emas dapat disimpan atau digunakan sebagai pembiayaan berbasis emas. Emas juga dapat difungsikan sebagai investasi, gold financing, atau gold sovereign wealth fund.

Saran selanjutnya adalah Indonesia perlu mengembangkan industri perhiasan. Bahkan saat ini Indonesia memiliki larangan untuk mengekspor perhiasan.

"Akibatnya diakalin lagi, kalung itu dibuat kalung-kalung emas buntel yang besar sekali. Supaya bisa ekspor. Itu yang terjadi sekarang ya," jelas dia.

Selanjutnya adalah perlunya pengaturan cadangan emas di Bank Indonesia. Menurut Irwandy, aturan ini bisa dibuat dengan menyesuaikan kondisi keuangan negara.

Saran keenam adalah memperhatikan peringkat negara tanpa mematikan investasi. Ini dilakukan supaya terjadi perkembangan investasi di Indonesia.

Selanjutnya adalah reformasi pertambangan rakyat sebagaimana yang diprakarsai oleh MINDID. Adanya reformasi pertambangan rakyat dapat meningkatkan produksi emas.

Dia mengungkapkan saat ini Indonesia memproduksi hingga 100 ton emas per tahun dari kegiatan Pertambangan Tanpa Izin (PETI). Ketika reformasi ini dilakukan, Indonesia akan memproduksi kurang lebih 120 ton emas per tahun.

"Kalau ini terjadi, ini luar biasa nanti. Pemasukan buat negara. Konsepnya sedetail-detailnya sudah disusun dalam dua kali FGD," ujar dia.

Saran berikutnya adalah memisahkan emas legal dan emas ilegal. Dalam hal ini Indonesia perlu menyiapkan sistem traceability emas.

Penerapan Environmental, Social, and Governance (ESG) di kegiatan pertambangan juga perlu dilakukan. Lalu perlunya kebijakan-kebijakan yang mempermudah industri emas.

Saran terakhir adalah pendirian sekolah di sekitar wilayah pertambangan emas. Dia menjelaskan upaya semacam ini dilakukan PT Freeport Indonesia melalui Institut Pertambangan Nemangkawi (IPN). Namun IPN bertujuan melatih operator-operator dan tidak konsentrasi pada sekolah emas.

"Kalau ini bisa dijalankan, 10, 11 langkah ini, maka industri emas kita akan bisa berkibar bendera merah putih di sana," tegas Irwandy.

(rah/rah) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |