Jakarta, CNBC Indonesia - Amerika Serikat (AS) mengerahkan jet bomber B-52 berbasis darat di Timur Tengah. Langkah ini menandai eskalasi terbaru dalam konflik yang melibatkan Washington dan Teheran, sebagaimana dimuat Middle East Monitor (MEMO) dan Anadolu.
"Dengan meningkatnya superioritas udara, kami telah memulai misi B-52 berbasis darat pertama," kata Ketua Kepala Staf Gabungan AS, Dan Caine, dikutip Rabu (1/4/2025).
"Ini memungkinkan kami untuk terus mengungguli musuh," tambahnya dalam konferensi pers bersama Menteri Pertahanan Pete Hegseth.
Dalam pernyataan yang sama, AS juga mengklaim telah menyerang lebih dari 11.000 target di wilayah konflik selama 30 hari. Menurut Caine, operasi tersebut bertujuan melemahkan kemampuan militer Iran secara sistematis.
"Pasukan gabungan kami tetap fokus pada target militer dan terus menghancurkan kemampuan Iran dalam memproyeksikan kekuatan serta mengancam kawasan di luar perbatasannya," jelasnya mengklaim telah menghancurkan lebih dari 150 kapal milik Angkatan Laut Iran.
Di sisi lain, Hegseth menyebut Iran masih meluncurkan sejumlah rudal, meski intensitasnya mulai menurun. Ia menambahkan bahwa dalam 24 jam terakhir, jumlah rudal dan drone yang diluncurkan Iran berada pada level terendah.
"Iran masih akan menembakkan beberapa rudal, tetapi kami akan menembak jatuh rudal-rudal tersebut," ujarnya.
Konflik di kawasan terus meningkat sejak serangan gabungan AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk pemimpin tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.
Sebagai balasan, Iran melancarkan serangan drone dan rudal ke sejumlah wilayah, termasuk Israel, Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer AS. Serangan tersebut menyebabkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur, serta gangguan terhadap pasar global dan penerbangan internasional.
Dalam update Selasa malam waktu AS, Trump mengatakan perang mungkin kelar dua atau tiga minggu lagi. Pernyataan ini membuat harga minyak turun dari rekor dan menaikkan bursa saham Asia.
(sef/sef)
Addsource on Google

7 hours ago
6

















































