Bos Bulog Sidak Pasar di Jakarta, Minta Pedagang Jangan Lakukan Ini

2 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Memasuki awal Ramadan, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani turun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi harga pangan di pasar rakyat. Inspeksi mendadak (sidak) tersebut dilakukan, guna memastikan stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok selama Ramadan dan menjelang Hari Raya Idulfitri 1477 Hijriah.

Sidak digelar di dua titik utama, yakni pasar di kawasan Pasar Minggu dan Pasar Jatinegara. Dalam kunjungan itu, Rizal meninjau langsung harga sejumlah komoditas strategis mulai dari beras, daging, aneka jenis cabai, hingga minyak goreng rakyat atau Minyakita.

Dari hasil pantauan, Rizal menyebut sebagian besar harga pangan masih berada dalam kondisi relatif stabil. Namun, ia menyoroti adanya kenaikan harga pada komoditas cabai yang cukup terasa di lapangan.

"Memang ada beberapa yang menjadi koreksi kami, yang pertama adalah cabai. Cabai (merah keriting) ini agak naik karena musim penghujan, yang biasanya hanya Rp50.000 per kilogram, ini naik menjadi Rp60.000," kata Rizal kepada wartawan di Pasar Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (20/2/2026).

Ia menjelaskan, kenaikan harga tersebut dipicu oleh tingginya curah hujan dalam sepekan terakhir yang berdampak pada distribusi dari sentra produksi ke pasar. Kondisi itu membuat pedagang harus menebus cabai dari petani dengan harga lebih mahal, sehingga terjadi penyesuaian harga jual sekitar Rp10.000 per kilogram (kg).

Selain cabai merah keriting, Bulog juga mencatat tren kenaikan pada cabai rawit merah. Harga komoditas ini bahkan melompat di kisaran Rp120.000 sampai Rp140.000 per kg. Untuk meredam lonjakan tersebut, Bulog berencana mengambil langkah koordinasi dengan para pelaku usaha.

"Jadi ini kami akan koordinasikan dengan pengusaha-pengusaha cabai, asosiasi cabai agar harganya diturunkan, mudah-mudahan kembali standar menghadapi Lebaran nanti," ujarnya.

Sedangkan untuk komoditas beras, Rizal memastikan harga beras premium, medium, hingga beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) masih berada sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp12.500 per kg. Ia berharap stabilitas harga beras tersebut dapat terus terjaga hingga momentum Lebaran.

Sementara itu, seorang pedagang daging sapi di Pasar Minggu menyampaikan kenaikan harga justru berdampak pada penurunan penjualan. Pedagang itu mengatakan, hampir seluruh pedagang daging sapi di pasar tersebut serempak menaikkan harga jual.

Menanggapi hal itu, Rizal meminta para pedagang menahan diri agar tidak kembali menaikkan harga serta tidak menjual daging sapi di atas kewajaran demi menjaga daya beli masyarakat.

"Jangan naik-naik, kasihan buyer. Buyer juga kan pengen lebih murah. Terus babeh jangan jual tinggi-tinggi, standar ya," tutup Rizal.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani ke Pasar Jatinegara, Jakarta Timur dan Pasar Minggu, Jakarta Selatan Jumat (20/2/2026). (Dok. Bulog)Foto: Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani ke Pasar Jatinegara, Jakarta Timur dan Pasar Minggu, Jakarta Selatan Jumat (20/2/2026). (Dok. Bulog)
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani ke Pasar Jatinegara, Jakarta Timur dan Pasar Minggu, Jakarta Selatan Jumat (20/2/2026). (Dok. Bulog)

(dce)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |