Debitur UMi PIP Kota Solo Tembus 25 ribu, Wamenkeu: Harusnya Lebih!

2 hours ago 3

Surakarta, CNBC Indonesia - Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan jumlah debitur pembiayaan Ultra Mikro (UMi) kota Surakarta melalui Pusat Investasi Pemerintah mencapai 25 ribu penerima. Kendati demikian, dirinya menilai jumlah tersebut masih tergolong kecil.

"Saya tadi waktu dengar angka 25 ribu penerima UMi atau debitur, saya rasa untuk kaliber kota Solo harusnya bisa lebih besar, terlalu kecil menurut saya 25 ribu itu untuk kaliber kota sebesar Surakarta," ujar Suahasil dalam acara kunjungan kerja pers 2026 Peran Kementerian Keuangan dalam peningkatan kualitas permukiman dan pemberdayaan masyarakat di kota Surakarta, Kamis (12/2/2026).

Seperti yang diketahui, pembiayaan Ultra Mikro (UMi) oleh PIP merupakan pembiayaan yang didesain khusus untuk pelaku usaha ultra mikro. Kendati memiliki kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) dan penyerapan tenaga yang signifikan, umumnya mereka belum mampu mengakses pembiayaan perbankan atau belum bankable.

Skema penyaluran UMi tidak dilakukan langsung oleh PIP kepada debitur. PIP menyalurkan dana kepada lembaga penyalur yang kemudian diberikan kepada debitur sekaligus memberikan pendampingan dan pemberdayaan.

"Nah tentu kami mohon kesediaan dari pemerintah kota kalau nanti ikut melakukan identifikasi maka akan jauh lebih tepat sasaran untuk usaha mikro kita, Maka itu kerjasamanya dengan dinas koperasi dan UKM, kalau yang disini mungkin ini dinas permukiman yang penataannya," ujarnya.

Suahasil menegaskan pengenaan bunga kredit yang diberikan oleh PIP kepada penyalur biasanya berada di kisaran 2%-4%. Dengan demikian masyarakat dapat menjangkau pinjaman dengan bunga lebih rendah dibandingkan perbankan komersial.

"PIPnya sendiri bu ketika memberikan pembiayaan kepada perusahaan penyalur, PIP sendiri bunga dari PIP itu bisa 2 persen, bisa 3 persen, maksimum 4 persen. Jadi bunganya murah karena memang tujuannya adalah untuk membantu masyarakat, bukan bunga komersial," ujar Suahasil.

Kendati demikian, bunga rendah yang telah diberikan oleh PIP dapat bertambah di tingkat lembaga penyalur guna biaya pendampingan dan pemberdayaan kepada debitur. Maka dari itu Suahasil mengingatkan agar tambahan bunga tetap dijaga agar tidak mendekati bunga bank.

Hal tersebut disampaikan Suahasil di depan Wakil Walikota Solo, Astrid Widayani.

"Biasanya pendampingan dan pemberdayaan ini butuh biaya juga, jadi bunga dari PIP agak ditambah juga oleh penyalur. Kalau ditambah boleh-boleh aja bu Wawali, tapi kita berharap kalau ditambah ya jangan sampai setinggi bunga bank, karena kalau enggak ya minjem ke bank aja," tegasnya.

(mij/mij)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |