Es Kutub Selatan Dibor Sampai Dasar, Isi Lubang Ungkap Dunia Lain

2 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Peneliti sukses mengebor es di Antartika hingga menyentuh dasarnya. Dari sampel yang didapatkan dari lubang sedalam ratusan kilomter meter tersebut, ditemukan sisa makhluk laut dari masa purba.

Pengeboran dilakukan di titik yang terpencil bernama Crary Ice Rise, yaitu 700 kilometer dari stasiun Antartika terdekat di ujung lempeng es Antartika Barat.

Alat yang digunakan adalah bor air panas yang dihujam menembus es setebal 523 meter. Kemudian, pengeboran dilanjutkan untuk membentuk lubang di tanah di bawah lapisan es dengan kedalaman 228 meter. Dari lubang itu, peneliti mengambil sampel sedimen inti yang terdiri dari lapisan lumpur dan bebatuan.

"Setahu kami, inti sedimen paling panjang yang pernah dibor di bawah lapisan es hanya sekitar 10 meter. Kami melampaui target 200 meter kami. Ini adalah tahapan baru dalam penelitian soal Antartika," kata Molly Patterson dari Binghamton University, dalam siaran pers.

Pengeboran tersebut adalah bagian dari proyek internasional SWAIS2C. Tujuan proyek ini adalah mencari tahu laju pencairan lapisan es Antartika Barat dan ROss Ice Shelf dalam beberapa tahun terakhir. Sampel sedimen diambil untuk mencari petunjuk soal reaksi lapisan es pada berbagai masa dengan tingkat kehangatan yang berbeda.

"Dari catatan kami, West Antarctic Ice Sheet dan Ross Ice Shelf merespons terhadap temperatur di atas 2 derajat Celcius. Indikasi awal menunjukkan lapisan di inti sedimen terbentuk selama 23 juta tahun, termasuk periode saat rerata suhu Bumi lebih tinggi 2 derajat Celcius di atas masa pra-industri," kata Huw Horgan dari Victoria University of Wellington.

Dalam sampel juga ditemukan fragmen hewan laut bercangkang dan fosil organisme laut lainnya. Biasanya, sisa makhluk laut ini hanya ditemukan area yang lebih hangat. Peneliti menjelaskan bahwa makhluk itu hidup pada masa lalu, saat Antartika belum diselimuti es.

Pengeboran ini adalah salah satu dari beragam rencana survei dan eksperimen dalam proyek di Antartika tersebut. Bukti yang dikumpulkan diharapkan bisa menjadi informasi untuk memprediksi perubahan di Kutub Selatan akibat "kiamat" perubahan iklim akibat pemanasan global.

"Kami telah merencanakan pengeboran lainnya untuk membantu misi mempelajari sensitivitas West Antarctic terhadap pemanasan global," kata Horgan.

(dem/dem)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |