Fenomena Preman Bermotor Bunuh Puluhan Warga di Jalan, Negara Kacau

12 hours ago 7

Jakarta, CNBC Indonesia - Sekelompok 'preman' bersenjata yang mengendarai sepeda motor menewaskan sedikitnya 30 orang dalam serangkaian serangan di sejumlah desa di wilayah barat laut Nigeria.

Melansir Reuters, Minggu (15/2/2026), para penyerang melakukan penyerbuan ke tiga desa di wilayah Borgu, Negara Bagian Niger, yang berbatasan dengan Republik Benin. Selain membunuh warga, mereka juga membakar rumah serta toko milik penduduk.

Serangan ini disebut sebagai bagian dari gelombang kekerasan yang meningkat dan kerap dilakukan kelompok yang dikenal sebagai "bandit". Kelompok tersebut selama ini dituding berada di balik berbagai aksi pembunuhan massal, penculikan untuk tebusan, hingga pengusiran warga dari permukiman mereka di Nigeria bagian utara.

Keamanan memang menjadi isu krusial di Nigeria. Pemerintah kini menghadapi tekanan besar untuk segera memulihkan stabilitas nasional di tengah eskalasi serangan bersenjata.

Juru bicara Kepolisian Negara Bagian Niger, Wasiu Abiodun, mengonfirmasi salah satu desa menjadi target serangan.

"Bandit yang diduga kuat menyerbu desa Tunga-Makeri, enam orang tewas, sejumlah rumah dibakar, dan beberapa warga diculik meski jumlah pastinya masih didata," ujarnya.

Ia menambahkan para pelaku kemudian bergerak menuju desa Konkoso, sementara detail serangan di lokasi lain masih dalam penyelidikan.

Salah satu warga Konkoso, Jeremiah Timothy, yang berhasil melarikan diri, mengatakan serangan dimulai pada dini hari dengan suara tembakan sporadis.

"Sedikitnya 26 orang tewas sejauh ini setelah mereka juga membakar kantor polisi," kata Timothy.

Ia bilang. para penyerang memasuki desa sekitar pukul 06.00 pagi dan menembaki warga secara membabi buta. Warga juga sempat mendengar jet militer terbang di atas wilayah tersebut saat serangan berlangsung. Saksi lain yang meminta identitasnya dirahasiakan menyebut jumlah pelaku sangat besar.

"Mereka datang dengan lebih dari 200 sepeda motor dan menyapu desa-desa di area ini," ujarnya.

Kesaksian serupa disampaikan Auwal Ibrahim, warga Tunga-Makeri. Ia mengatakan serangan terjadi sekitar pukul 03.00 waktu setempat.

"Mereka menyerbu kota kami dengan banyak motor sambil menembak. Enam orang dipenggal, lainnya ditembak. Toko-toko dibakar dan seluruh desa dipaksa mengungsi," kata Ibrahim.

Ia menambahkan banyak warga kini takut kembali karena para penyerang diyakini masih berada di sekitar wilayah tersebut.

(fab/fab)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |