Geger Mobil Ramai Dihujat Tapi Laku Rp 714 Miliar, Ini Pembelinya

3 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Pabrikan otomotif mewah asal Italia, Ferrari, mendadak jadi sorotan dunia usai melelang model mobil listrik (electric vehicle/EV) Luce dengan harga fantastis mencapai US$40 juta atau sekitar Rp714 miliar dalam ajang Monterey Car Week.

Nilai pengetukan palu tersebut melonjak hingga 36 kali lipat dari estimasi awal pra-penjualan yang hanya dipatok di kisaran US$ 1,1 juta. Angka ini dinilai terbilang fantastis, terutama bagi para pengkritik desain Luce. Namun, harga selangit tersebut terasa masuk akal jika melihat sosok pembeli dan misi kemanusiaan di balik lelang tersebut.

Sosok dibalik pembelian fantastis ini adalah Dr. Herbert "Herbie" Wertheim. Ia merupakan seorang pengusaha miliarder, penemu, sekaligus filantropis asal AS. Tahun lalu, Wertheim juga sempat memboyong Ferrari Daytona SP3 Tailor Made seharga US$26 juta atau sekitar Rp463 miliar.

Seluruh hasil penjualan lelang kedua mobil super tersebut akan disalurkan ke Ferrari Foundation untuk mendukung berbagai program dan inisiatif pendidikan. Wertheim sendiri dikenal royal dalam mendonasikan hartanya ke lembaga pendidikan, termasuk hibah sebesar US$100 juta ke University of Florida dan US$50 juta ke sekolah optometri UC Berkeley.

Mengulik Sosok Sang Pembeli

Wertheim mengumpulkan kekayaannya dari berbagai lini bisnis, salah satunya melalui pengembangan pewarna lensa plastik serta mendirikan Brain Power Inc. pada 1970. Kendati demikian, porsi terbesar kekayaannya bersumber dari investasi saham jangka panjang.

Ia memborong saham perusahaan raksasa seperti Apple dan Microsoft sejak penawaran umum perdana (initial public offering/IPO), hingga akhirnya menjadi pemegang saham individu terbesar di perusahaan kedirgantaraan dan elektronik AS, Heico.

Bagi miliarder sekelas Wertheim, menggelontorkan dana US$ 40 juta untuk sebuah Ferrari Luce bukanlah hal yang mustahil. Terlebih lagi, unit yang dilelang ini merupakan sasis pertama alias Chassis 0 berspesifikasi khusus pasar AS.

Mobil ini tampil eksklusif dengan balutan warna eksterior Madreperla Semi-Gloss, velg kustom lima palang, serta kaliper rem berwarna putih. Interiornya dibalut kulit metalik Perla Le Mans, material khusus yang dirancang melalui program kustomisasi eksklusif Ferrari Tailor Made.

Kritik Pedas Mobil Listrik Pertama Ferrari

Peluncuran Luce sendiri tak lepas dari kontroversi. Para pengkritik menilai desain mobil ini terlalu keluar dari bahasa desain tradisional Ferrari. Sebagai kendaraan listrik murni (EV) pertama dari sang pabrikan, Luce juga menuai penolakan dari para loyalis yang terbiasa dengan raungan mesin gahar V8 atau V12 khas Kuda Jingkrak.

Namun, rekor lelang senilai US$ 40 juta ini seolah menjadi pembuktian bahwa kritik pedas di media sosial tidak mencerminkan lesunya permintaan pasar.

Ferrari bahkan dilaporkan telah berhasil memenuhi target penjualan tahun 2026 untuk model Luce-yakni mendekati 500 unit-hanya dalam waktu dua bulan. Tingginya angka penjualan ini salah satunya disokong oleh kuatnya permintaan dari pasar China.

Pasca-lelang, Ferrari Luce Tailor Made Chassis 0 milik Wertheim akan diterbangkan kembali ke markas besar Ferrari di Maranello, Italia, sebelum dijadwalkan diserahkan secara resmi kepada pemiliknya pada kuartal pertama 2027.

(fab/fab) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |