Gejala Batu Ginjal yang Sering Dikira Asam Lambung dan GERD

3 hours ago 5

Jakarta, CNBC Indonesia - Makanan yang tidak cocok sering kali menjadi hal pertama yang dituduh saat nyeri perut hebat menyerang secara tiba-tiba. Sensasi tidak nyaman yang muncul mendadak, diikuti rasa mual dan muntah, membuat banyak orang meyakini bahwa mereka mengalami masalah pencernaan akibat asam lambung naik.

Melansir Times Of India, para praktisi medis memperingatkan bahwa rasa nyeri tersebut belum tentu berkaitan dengan lambung atau sistem pencernaan. Dokter di unit gawat darurat (UGD) kerap mendapati pasien yang datang dengan keluhan sakit perut hebat, padahal masalah sebenarnya terletak pada endapan batu ginjal yang sedang bergerak di saluran kemih.

Ketika Masalah Bukan Berasal dari Lambung

Konsultan Urologi dan Andrologi dari Manipal Hospital Kharadi (Pune), Dr. Bhoopat Singh Bhati, menjelaskan bahwa sakit perut akut umumnya langsung disimpulkan sebagai  GERD, keracunan makanan, gangguan pencernaan, atau infeksi lambung.

"Sistem pencernaan sering kali bukanlah sumber sakit akut di perut. Dokter kerap menemui pasien yang tampak mengalami keracunan makanan, padahal sebenarnya mereka menderita batu ginjal," kata Dr. Bhati.

Batu ginjal merupakan endapan keras yang terbentuk dari akumulasi mineral dan garam di dalam ginjal. Banyak di antaranya tidak menimbulkan gejala selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun. Masalah serius baru timbul ketika batu tersebut mulai bergerak dari ginjal menuju ureter-saluran sempit yang mengalirkan urine ke kandung kemih.

Dengan lebar ureter yang hanya berkisar beberapa milimeter, bahkan batu kecil yang mencoba melewatinya dapat memicu kejang otot hebat serta menyumbat aliran urine. Hal inilah yang memicu rasa nyeri luar biasa, yang kerap digambarkan penderita sebagai salah satu rasa sakit terparah yang pernah mereka alami.

Mengapa Gejalanya Sangat Mirip Asam Lambung?

Alasan utama batu ginjal sering disalahartikan sebagai asam lambung adalah karena respons tubuh yang sangat serupa:

1. Nyeri Menjalar

Batu ginjal menimbulkan nyeri mendadak di bagian samping atau punggung tubuh, yang bisa menjalar hingga ke dada atau perut bagian bawah.

2. Mual & Muntah

Karena rasa sakit yang amat sangat, tubuh merespons dengan mual dan muntah, sehingga pasien mengira masalahnya berasal dari makanan.

Perbedaan Utama yang Harus Diperhatikan

Sifat Nyeri Batu Ginjal: Datang bergelombang (sangat hebat selama beberapa menit, mereda sejenak, lalu kembali lebih parah). Penderita kesulitan menemukan posisi nyaman (duduk, berbaring, atau berjalan tidak memberikan kelegaan).

Ciri Asam Lambung dan GERD: Sakit berpusat di perut bagian atas, terasa perih, kembung, sesak, dan mual atau muntah.

Indikasi Batu Ginjal

Batu ginjal sering disertai gejala awal berupa nyeri parah pada satu sisi tubuh, rasa sakit saat buang air kecil, urine berdarah, sering buang air kecil, hingga tidak bisa buang air kecil sama sekali. Jika disertai demam dan menggigil, menandakan adanya infeksi yang memerlukan penanganan medis darurat.

Begitu dokter mencurigai adanya batu ginjal, diagnosis dilakukan melalui pemeriksaan fisik, tes darah (untuk memantau kondisi ginjal), serta tes urine (mengecek darah atau tanda infeksi). Selanjutnya, teknologi pencitraan seperti USG atau CT scan digunakan untuk menentukan posisi, ukuran, dan bentuk batu.

(hsy/hsy) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |