Jakarta, CNBC Indonesia - Apple menaikkan harga layanan iCloud+ di sejumlah negara, termasuk di Indonesia. Kenaikan ini berdampak pada hampir seluruh paket cloud storage yang ditawarkan perusahaan.
Di Indonesia kenaikan harga terjadi pada paket penyimpanan 200 GB hingga 12 TB. Untuk 50GB harganya masih tetap Rp 15 ribu.
Berikut daftar harga dan perubahannya:
• 50 GB : Rp 15.000 (tetap)
• 200 GB : Rp 59.000 (naik dari Rp 49 ribu)
• 2 TB : Rp 199.000 (naik dari Rp 169 ribu)
• 6 TB : Rp 599.000 (naik dari Rp 499 ribu)
• 12 TB : Rp 1.199.000 (naik dari Rp 999 ribu)
MacRumors melaporkan kenaikan harga terjadi di 8 negara yakni Indonesia, Nigeria, Turki, Vietnam, Jepang, Mesir, Selandia Baru, dan Fillipina.
Kenaikan tersebut berkisar 11% hingga 55%. Laporan itu menyebutkan Nigeria menjadi negara dengan kenaikan terbesar dari 900 Naira menjadi 1.300 Naira.
Pihak Apple tak menyebutkan alasan kenaikan harga layanan iCloud+. Namun MacRumor mengatakan kemungkinan penyesuaian harga karena nilai tukar mata uang lokal yang terus melemah terhadap dollar.
Rupiah diketahui terus melemah sejak beberapa waktu terakhir. Pada hari Selasa (21/7/2026) kini satu dollar mencapai Rp 17.892.
iCloud+ merupakan langganan yang memberikan lebih banyak ruang penyimpanan untuk foto, file, dan cadangan. Terdapat sejumlah fitur juga yang ditawarkan pada pelanggan, mulai dari sembunyikan email, kustom domain email, dan relay pribadi iCloud.
(fab/fab)
Addsource on Google

6 hours ago
3

















































