Kanthi Malikhah, CNBC Indonesia
08 February 2026 07:30
Jakarta, CNBC Indonesia - Aktivitas ekonomi Indonesia masih terkonsentrasi di sejumlah provinsi besar, terutama di Pulau Jawa.
Data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) tahun 2025 menunjukkan DKI Jakarta masih menjadi kontributor ekonomi terbesar nasional, diikuti Jawa Timur dan Jawa Barat.
DKI Jakarta tercatat sebagai provinsi dengan nilai PDRB terbesar secara nasional, mencapai Rp3.926 triliun dengan dominasi pada industri pengolahan, perdagangan, dan jasa keuangan. Jakarta menyumbang 16,5% dari total PDB nasional.
Di bawah Jakarta ada Jawa Barat dengan nilai PDRB sebesar Rp3.038 triliun. Sementara itu, Jawa Tengah menempati peringkat keempat dengan nilai PDRB Rp1.943 triliun. Dominasi provinsi-provinsi di Pulau Jawa ini menegaskan peran kawasan tersebut sebagai pusat aktivitas ekonomi nasional, terutama pada sektor industri pengolahan, perdagangan, dan pertanian.
Di luar Pulau Jawa, Sumatera Utara dan Riau menjadi dua provinsi dengan perekonomian terbesar, masing-masing mencatatkan PDRB sebesar Rp1.236 triliun dan Rp1.201 triliun.
Sumatera Utara ditopang oleh sektor industri pengolahan, perdagangan, pertanian. Sedangkan Riau ditopang oleh pertambangan, pengolahan, dan pertanian.
Sementara itu, Kalimantan Timur berada di posisi delapan nasional dengan PDRB sebesar Rp889 triliun. Meski tidak masuk lima besar, kontribusi Kalimantan Timur tetap signifikan, selain itu Kalimantan Timur juga memiliki potensi peningkatan peran ekonomi ke depan seiring pengembangan kawasan industri dan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Sulawesi Selatan dan Sumatera Selatan masuk dalam sepuluh besar provinsi dengan PDRB terbesar, masing-masing sebesar Rp753 triliun dan Rp720 triliun. Sulawesi Selatan dikenal ditopang oleh perdagangan, pertanian, dan konstruksi. Sementara Sumatera Selatan, ditopang oleh industri pengolahan, pertambangan, dan perdagangan.
(mae/mae)

3 hours ago
3

















































