Iran Sebut Israel Dalang Serangan Drone ke Kilang Saudi, Ini Tujuannya

10 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Iran secara terbuka menuduh Israel sebagai aktor utama di balik serangan pesawat tak berawak (drone) yang menghantam fasilitas milik raksasa minyak Saudi Aramco. Teheran secara spesifik mendeskripsikan insiden tersebut sebagai operasi "bendera palsu" atau false flag.

Kantor Berita Tasnim milik Iran mengutip sumber militer yang memberikan keterangan terkait keterlibatan pihak luar dalam serangan di wilayah Arab Saudi tersebut. Hal ini untuk mengalihkan fokus perang

"Serangan terhadap Aramco adalah operasi bendera palsu Israel, menambahkan bahwa tujuan Israel adalah untuk mengalihkan pikiran negara-negara regional dari kejahatannya dalam menyerang situs-situs sipil di Iran," ungkap sumber militer tersebut dikutip Middle East Monitor, Rabu (4/3/2026).

Pihak militer Iran juga memberikan klarifikasi mengenai posisi mereka terkait target-target strategis di kawasan Timur Tengah selama ini.

"Iran telah mengumumkan secara terus terang bahwa mereka akan menargetkan semua kepentingan, instalasi, dan fasilitas Amerika dan Israel di kawasan, dan telah menyerang banyak dari mereka sejauh ini, tetapi fasilitas Aramco belum termasuk di antara target serangan Iran sejauh ini," jelas sumber tersebut kepada agensi.

Selain tuduhan terkait Aramco, sumber tersebut juga mengungkapkan adanya informasi intelijen mengenai rencana sabotase selanjutnya yang mengincar wilayah Uni Emirat Arab (UEA).

"Menurut data yang diberikan kepada kami oleh sumber intelijen, pelabuhan Fujairah di UEA juga merupakan salah satu target Israel berikutnya dalam operasi bendera palsu, dan rezim ini berniat untuk menyerangnya," klaim sumber tersebut.

Laporan ini muncul setelah salah satu fasilitas minyak milik Saudi Aramco yang berlokasi di wilayah timur Arab Saudi dihantam oleh drone pada Senin waktu setempat.

Sejumlah sumber industri memberikan keterangan kepada Reuters mengenai langkah darurat yang diambil oleh manajemen perusahaan setelah ledakan terjadi.

"Saudi Aramco telah menutup kilang minyaknya di Ras Tanura sebagai tindakan pencegahan setelah serangan drone tersebut, menambahkan bahwa situasi saat ini sudah berada di bawah kendali," ujar sumber tersebut kepada Reuters.

(tps/luc)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |