'Kutukan Trump' Dituding Jadi Penyebab AS Kalah di Piala Dunia

7 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Kekalahan tuan rumah Amerika Serikat dari Belgia di babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026 memunculkan perbincangan baru di media sosial. Istilah "Trump Curse" atau "Kutukan Trump" menjadi topik yang ramai dibahas setelah Presiden AS Donald Trump ikut terseret dalam kontroversi pertandingan tersebut.

Sejumlah pengguna media sosial menyebut campur tangan Trump kerap membawa nasib buruk bagi tim nasional Amerika Serikat. Perdebatan bermula setelah Trump mengaku telah menghubungi Presiden FIFA Gianni Infantino terkait kartu merah yang diterima penyerang AS, Folarin Balogun.

Langkah tersebut memicu kritik dari berbagai pihak dan memunculkan tudingan adanya intervensi politik terhadap keputusan sepak bola. Kontroversi itu bahkan mendorong munculnya seruan dari sejumlah pihak di Eropa agar proses pengambilan keputusan FIFA diselidiki.

Sebagian anggota parlemen Eropa juga dilaporkan mendorong investigasi untuk memastikan tidak ada tekanan politik dalam pencabutan sanksi terhadap Balogun. Meski demikian, kontroversi tersebut tidak membantu performa Amerika Serikat. Tuan rumah tersingkir setelah kalah telak 1-4 dari Belgia.

Di media sosial, banyak warganet mengaitkan hasil tersebut dengan apa yang mereka sebut sebagai "Kutukan Trump".

"Pada titik ini, dukungan Trump mulai terlihat bukan sebagai dukungan, melainkan kutukan," tulis salah seorang pengguna media sosial, mengutip Euro News, Kamis (9/7/2026).

Pengguna lain menulis, campur tangan Trump justru membuat simpati publik dunia berbalik mendukung Belgia.

Tak hanya soal sepakbola, peristiwa olahraga lain yang kerap dikaitkan warganet dengan "kutukan" tersebut juga muncul. Salah satunya terjadi pada final National Basketball Association 2025 ketika Trump menghadiri laga ketiga antara New York Knicks dan lawannya. Knicks kalah dalam pertandingan tersebut, yang menjadi satu-satunya kekalahan mereka di seri final.

Sebagian penggemar bahkan melakukan ritual membakar tanaman sage di Madison Square Garden untuk "menghilangkan kutukan". Setelah itu, Knicks berhasil memenangi seri final.

Narasi serupa juga muncul dalam sejumlah ajang olahraga lain, termasuk pertandingan National Football League, Ryder Cup, hingga Super Bowl LIX. Dalam Super Bowl LIX, Trump secara terbuka mendukung Kansas City Chiefs. Namun, tim tersebut akhirnya kalah 22-40 dari Philadelphia Eagles.

Meski begitu, istilah "Trump Curse" hanya merupakan sebutan yang berkembang di media sosial dan belum memiliki dasar fakta maupun bukti ilmiah.

(hsy/hsy)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |