Gelson Kurniawan, CNBC Indonesia
01 May 2026 12:20
Jakarta, CNBC Indonesia — Peringatan Hari Buruh Internasional yang jatuh pada tanggal 1 Mei menjadi momentum yang relevan untuk menilik kontribusi perusahaan-perusahaan terbuka di Indonesia dalam penyerapan tenaga kerja.
Di Bursa Efek Indonesia (BEI), terdapat sejumlah emiten berskala raksasa yang bertindak sebagai motor penggerak ekonomi nasional sekaligus penyedia lapangan kerja bagi ratusan ribu masyarakat.
Berdasarkan kompilasi data terbaru, sektor ritel, konglomerasi multisektor, barang konsumsi, hingga perbankan mendominasi daftar perusahaan dengan karakteristik padat karya tertinggi.
Dominasi Sektor Ritel dan Konglomerasi Multisektor
Posisi puncak emiten dengan jumlah pekerja terbesar ditempati oleh PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) atau jaringan minimarket Alfamart. Emiten ritel ini tercatat memiliki 213.289 pekerja.
Tingginya angka penyerapan tenaga kerja ini sejalan dengan masifnya ekspansi gerai fisik yang tersebar hingga ke pelosok daerah, yang secara langsung membutuhkan tenaga operasional dalam jumlah besar.
Menyusul di posisi kedua adalah PT Astra Internasional Tbk (ASII). Sebagai salah satu konglomerasi terbesar di Indonesia, Grup Astra mempekerjakan 196.021 orang. Penyerapan tenaga kerja ini tersebar luas di berbagai lini bisnis perseroan.
Jika dirinci, anak usahanya di sektor alat berat dan pertambangan yakni PT United Tractors Tbk (UNTR) menyumbang 38.775 pekerja, sementara sektor agribisnis melalui PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) mempekerjakan 31.948 orang.
Sektor Konsumsi, Perbankan, dan Agribisnis
Selain ritel dan otomotif, sektor barang konsumsi juga menunjukkan kapasitas penyerapan tenaga kerja yang masif. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) mencatatkan total pekerja sebanyak 98.874 orang.
Angka ini merepresentasikan ekosistem bisnis Grup Salim yang luas, termasuk anak usahanya PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) yang memiliki 37.075 pekerja, serta emiten perkebunan PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) dengan 43.821 pekerja.
Sektor perbankan pelat merah turut menjadi pilar utama dalam penyediaan lapangan kerja, didorong oleh kebutuhan operasional kantor cabang nasional. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mencatatkan 84.949 pekerja, diikuti oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dengan 38.732 pekerja.
Dari sektor ritel gaya hidup, PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) menyerap 33.111 pekerja untuk mengelola portofolio merek dagang global di Indonesia.
Besarnya jumlah pekerja pada emiten-emiten tersebut menegaskan posisi korporasi sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia. Momentum Hari Buruh ini menjadi pengingat akan relasi fundamental antara pertumbuhan kinerja emiten di pasar modal dengan tenaga kerja yang menggerakkan roda operasional perseroan setiap harinya.
-
CNBC INDONESIA RESEARCH
(gls/gls)
Addsource on Google

6 hours ago
7

















































