Mengapa Tidak Boleh Berpuasa di 1 Syawal? Ini Penjelasannya

2 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Hari Raya Idul Fitri yang jatuh pada tanggal 1 Syawal merupakan momen kemenangan bagi umat Islam setelah menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh di Ramadan. Namun, berbeda dengan hari-hari lain, umat Islam justru dilarang menjalankan puasa pada hari tersebut.

Larangan ini memiliki dasar kuat dalam hadis Nabi Muhammad SAW serta telah menjadi kesepakatan para ulama. Karena itu, ketika seseorang telah meyakini bahwa hari tersebut adalah 1 Syawal atau hari Idul Fitri, maka puasa pada hari itu tidak diperbolehkan.

Dasar Larangan Puasa di Hari Raya

Larangan puasa pada Idul Fitri disebutkan dalam sejumlah hadis Nabi Muhammad SAW. Salah satunya diriwayatkan oleh Abu Sa'id Al-Khudri yang menyebutkan bahwa Rasulullah SAW melarang umat Islam berpuasa pada dua hari raya, yakni Idul Fitri dan Idul Adha.

Dalam riwayat lain disebutkan:

Dari Abi Ubaid r.a. (diriwayatkan bahwa) ia berkata: Saya menyaksikan hari raya bersama Umar r.a. lalu dimulailah shalat Id sebelum khutbah, kemudian ia berkata: Sesungguhnya Rasulullah saw melarang berpuasa pada dua hari raya ini. Adapun di hari Idul Adha maka hendaklah kamu sekalian makan daging kurbanmu, sedang di hari Idul Fitri hendaklah kamu sekalian berbuka dari puasamu. [HR Abu Dawud].

Hari Idul Fitri menjadi waktu bagi umat Islam untuk berbuka setelah menjalankan ibadah puasa Ramadan, sedangkan Idul Adha merupakan hari untuk menikmati daging kurban.

Karena itu, para ulama sepakat bahwa puasa pada dua hari raya tersebut hukumnya haram, baik itu puasa sunnah maupun puasa wajib.

Puasa Syawal Baru Dimulai Setelah 1 Syawal

Meski dilarang berpuasa pada hari raya, umat Islam tetap dianjurkan melaksanakan puasa sunnah enam hari di bulan Syawal setelah Idul Fitri.

Puasa ini dapat dilakukan mulai tanggal 2 Syawal hingga akhir bulan Syawal, baik secara berturut-turut maupun terpisah. Dalam hadis disebutkan bahwa orang yang berpuasa Ramadan kemudian melanjutkannya dengan enam hari di bulan Syawal akan mendapatkan pahala seperti berpuasa sepanjang tahun.

Dengan demikian, umat Islam dianjurkan menikmati hari raya sebagai momentum syukur dan kebersamaan, sebelum kembali menjalankan ibadah sunnah di bulan Syawal.

(mae/mae)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |