Mengupas Arah Baru Asuransi dan Pengembangan Unit Link di Tanah Air

11 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Industri asuransi jiwa menunjukkan penguatan yang stabil dengan jangkauan perlindungan yang semakin luas bagi masyarakat Indonesia. OJK pun memproyeksikan kinerja positif di sektor keuangan termasuk aset industri asuransi, dan diperkirakan tumbuh 5-7%.

Sampai dengan September 2025, total pendapatan industri meningkat 3,2% menjadi Rp174,21 triliun. Meski demikian, pendapatan premi masih terkoreksi ringan 1,1% menjadi Rp133,22 triliun yang dipengaruhi penurunan premi tunggal di tengah pemulihan daya beli masyarakat.

Tak hanya daya beli, penurunan tersebut disebabkan penurunan kepercayaan masyarakat terhadap produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) atau unit link di Indonesia.

Premi unit link tercatat berkontribusi sebesar 63% dari total premi asuransi jiwa pada 2021. Namun, sejak keluarnya regulasi yang mengatur ketat tentang unit link, kontribusi unit link pada akhir 2024 menciut menjadi 28% dari total premi. Bahkan per April 2025, porsinya kembali menyusut menjadi hanya 22,1%.

Negara dengan pasar unitlink paling stabil memiliki kesamaan pendekatan yaitu perlindungan konsumen yang kuat dan konsisten. Unit link dikategorikan sebagai produk kompleks, penjualannya diawasi ketat, dan mekanisme pengaduan berjalan efektif.

Untuk itu dibutuhkan terobosan untuk menciptakan iklim asuransi yang baik dan terpercaya di masyarakat. Dengan begitu masyarakat tidak lagi melihat asuransi sebagai opsi, melainkan sebuah kebutuhan.

Dengan berbagai regulasi yang ada, Indonesia juga bergerak ke arah yang sama. Selain pembenahan, di Indonesia juga dihadapkan pada tantangan besar yaitu memulihkan kepercayaan publik setelah mencuatnya berbagai kasus sengketa polis yang terlanjur membentuk persepsi negatif terhadap industri asuransi khususnya produk unit link.

Untuk mengupas lebih mendalam arah industri asuransi, CNBC Indonesia menggelar Insurance Forum dengan tema "Optimalisasi Proteksi Asuransi dan Arah Baru Pengembangan Unit Link di Indonesia". Forum ini akan diselenggarakan pada Kamis, 26 Februari pukul 12.00-15.00 WIB.

Insurance Forum menghadirkan sejumlah pembicara dari berbagai pemangku kepentingan. Antara lain Otoritas Jasa Keuangan, Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), Dewan Asuransi Indonesia (DAI), dan para pelaku di industri asuransi.

Para narasumber akan membahas evaluasi kinerja asuransi jiwa, penguatan tata kelola dan perlindungan konsumen, langkah konkret dan strategi sinergi dalam memperkuat industri asuransi di Indonesia, hingga menghadapi tantangan global yang terus berkembang.

Pantau terus cnbcindonesia.com dan CNBC Indonesia TV untuk update informasi seputar ekonomi dan bisnis.

(rah/rah)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |