Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan bahan periklanan dan printing, PT Satu Visi Putra Tbk. (VISI) mengumumkan bahwa saat ini sedang berlangsung negosiasi terkait rencana perubahan pengendalian perseroan.
Mengutip keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia (BEI), perseroan menyampaikan telah menerima surat pemberitahuan mengenai adanya negosiasi yang dilakukan oleh Nagita Slavina selaku calon pengendali baru dengan pemegang saham penjual.
Negosiasi tersebut berkaitan dengan rencana pengambilalihan saham PT Satu Visi Putra Tbk, emiten yang bergerak di bidang perdagangan besar bahan advertising dan printing, seperti banner, display, tinta, dan PVC board.
Manajemen menegaskan, hingga saat ini proses negosiasi tidak memberikan dampak signifikan terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perusahaan.
"Tidak berdampak signifikan," tulis manajemen, Kamis (12/2/2026).
Artinya, proses pengambilalihan masih berada pada tahap negosiasi awal antara calon pengendali dan pemegang saham penjual. Belum terdapat informasi lebih lanjut terkait jumlah saham yang akan diakuisisi, nilai transaksi, maupun struktur pasca pengambilalihan.
Backdoor Listing RANS?
Masih belum diketahui alasan mengapa Nagita ingin melakukan akuisisi dan mengendalikan saham VISI. Namun, diketahui sejak beberapa tahun lalu beredar kuat isu pencatatan saham perdana RANS Entertainment, namun hingga saat ini masih urung terjadi.
Raffi Ahmad dan Nagita Slavina dikenal sebagai salah satu sosok artis Tanah Air yang memiliki sejumlah portofolio bisnis. Dari sekian banyak perusahaan milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, RANS Entertainment menjadi mahkota utama yang menyita perhatian banyak pihak.
Perusahaan tersebut telah berulang kali dikabarkan akan mencari dana publik lewat Penawaran Umum Perdana (IPO) dan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Kabar tersebut telah berhembus kencang sejak tiga tahun lalu.
"Kita sedang proses, mudah-mudahan RANS to the moon. Ini juga salah satu perlahan-lahan. Kita memperkenalkan partner-partner kita, ini baru sebagian, belum setengahnya. Jadi, targetnya kita mau IPO. Ya, sabar saja. Kita lagi memperkuat infrastrukturnya," ujar President Commissioner RANS Entertainment, Raffi Ahmad, melalui konferensi pers di Alila SCBD, Jakarta Pusat awal Februari 2023.
Kala itu, Raffi Juga mengkonfirmasi bahwa perusahaan yang baru berumur lima tahun tersebut saat ini telah memiliki valuasi sekitar Rp 3 triliun. Valuasi tersebut naik lebih dari 100% dalam kurun waktu sekitar satu tahun.
Sebelumnya valuasi RANS ditaksir sempat mencapai Rp 1,46 triliun (post money valuation) ketika anak perusahaan Grup Emtek menyuntikkan modal untuk penerbitan saham baru perusahaan.
Awal Desember 2021, emiten pengelola stasiun televisi swasta Tanah Air, Surya Media Citra (SCMA), lewat anak usahanya diketahui menyuntikkan dana secara bertahap hingga Rp 248 miliar. Dana tersebut ditukar dengan kepemilikan 17% saham RANS.
Dalam paparannya kepada investor Juni 2022 lalu, SCMA menyebut RANS memiliki sejumlah perusahaan yang bergerak di lintas sektor termasuk grup media, ritel, FMCG, grup olahraga dan grup wisata. Kala itu, SCMA juga menyebut terdapat 122 juta followers di seluruh ekosistem RANS atau setara dengan 40% populasi Indonesia.
Klaim tersebut memang benar jika total pengikut dan pelanggan RANS di media sosial digabung tanpa pembobotan tertentu. Namun, sebagai catatan, SCMA tidak menyebutkan metode lain yang digunakan untuk melegitimasi pernyataan 40% populasi Indonesia. Sehingga, belum diketahui jumlah pengikut tersebut sepenuhnya manusia atau ada yang hanya sekadar akun fiktif (bot) yang jumlahnya juga tidak sedikit.
Belum lagi adanya tumpang tindih pengikut antar platform, satu individu bisa memiliki banyak media sosial. Individu ini kemudian turut menjadi follower media sosial Raffi Cs dan seterusnya.
Selain populer di layar kaca, Raffi dan Nagita juga sangat populer di dunia maya. Akun Instagram bersama milik pasangan artis ini merupakan yang paling banyak diikuti di Indonesia dengan total pengikut mencapai 76,9 juta. Sementara itu lewat YouTube, RANS memiliki 26,6 juta pelanggan dan telah ditonton 7,16 miliar kali.
(fsd/fsd)
[Gambas:Video CNBC]

3 hours ago
3

















































