Jakarta, CNBC Indonesia - OpenAI tengah bersiap menyatukan sejumlah produknya ke dalam satu aplikasi desktop terpadu atau "super app".
Aplikasi ini nantinya akan mengintegrasikan browser milik OpenAI, ChatGPT, serta aplikasi coding Codex.
Langkah ini ditujukan untuk menyederhanakan pengalaman pengguna sekaligus menghilangkan fragmentasi layanan yang selama ini terpisah.
Transformasi ini dipimpin oleh Fidji Simo selaku CEO Applications, dengan dukungan Presiden OpenAI Greg Brockman.
Simo menegaskan, perusahaan kini memasuki fase fokus setelah sebelumnya agresif bereksperimen.
"Namun ketika taruhan baru mulai menunjukkan hasil, seperti yang kami lihat saat ini dengan Codex, sangat penting untuk menggandakannya dan menghindari gangguan. Kami sangat senang bisa memanfaatkan momentum ini," ungkap Simo dalam akun X-nya, dikutip dari CNBC Internasional, Selasa (24/3/2026).
Sejak meluncurkan ChatGPT pada 2022, OpenAI melesat menjadi salah satu perusahaan teknologi dengan pertumbuhan tercepat di dunia.
Dalam beberapa bulan terakhir, perusahaan terus merilis produk baru demi menjaga keunggulan di tengah persaingan ketat dengan Google dan Anthropic.
Di sisi lain, langkah konsolidasi produk ini juga dinilai sebagai bagian dari persiapan menuju penawaran saham perdana (IPO). OpenAI disebut tengah memperkuat fokus bisnis di bawah kepemimpinan Simo, yang sebelumnya menjabat sebagai CEO Instacart.
(wia)
Addsource on Google

5 hours ago
1

















































