Pertamina dan Boeing Teken MoU Penting, Ini Isinya!

1 month ago 52

Jakarta, CNBC Indonesia - Pertamina menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan produsen pesawat asal Amerika Serikat, Boeing untuk menjajaki peluang dalam mengembangkan industri bahan bakar penerbangan berkelanjutan (sustainable aviation fuel/SAF) di Tanah Air.

Kesepakatan tersebut bertujuan mendukung upaya Indonesia dalam melakukan dekarbonisasi pada sektor penerbangan dan melangkah menuju emisi nol bersih (net-zero emissions).

Kedua perusahaan akan fokus untuk mengidentifikasi sumber bahan baku (feedstock), mengembangkan teknologi SAF, serta mendukung pengembangan kebijakan terkait SAF.

"Kami yakin kolaborasi ini akan mempercepat pengembangan industri SAF yang kompetitif, serta menciptakan nilai yang lebih besar bagi perekonomian Indonesia," ujar CEO Pertamina, Simon Aloysius Mantiri dikutip dari Reuters, Minggu (12/7/2026).

Direktur Utama Boeing Indonesia, Indra Duivenvoorde, mengatakan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin regional dalam sektor penerbangan berkelanjutan.

Boeing memproyeksikan lalu lintas penumpang di Asia Tenggara akan tumbuh sekitar 7% setiap tahunnya hingga 2044, yang memicu permintaan terhadap hampir 4.900 pesawat baru. Dia berharap adopsi SAF dapat membantu memangkas emisi penerbangan.

Sebelumnya Pertamina meluncurkan beberapa inisiatif SAF, termasuk produksi dan sertifikasi SAF, penggunaan SAF oleh anak perusahaannya yaitu Pelita Air, serta proyek Cilacap Biorefinery untuk memproduksi SAF menggunakan minyak goreng bekas (jelantah) dan bahan baku limbah berkelanjutan lainnya.

(haa/haa)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |