Potret Ledakan di "Lubang Tikus" Tambang Batu Bara, 18 Orang Tewas

2 hours ago 3
Petugas dari Pasukan Tanggap Bencana Nasional (NDRF) dan Pasukan Tanggap Bencana Negara Bagian (SDRF) melakukan operasi penyelamatan setelah ledakan menewaskan beberapa orang di tambang batu bara ilegal di Meghalaya, India, 6 Februari 2026. (REUTERS/Hafiz Ahmed)

Petugas penyelamat memasuki sebuah tambang batu bara ilegal di negara bagian Meghalaya, India timur laut, pada Jumat (6/2/2026) untuk mencari jenazah korban ledakan yang terjadi sehari sebelumnya. Insiden tersebut menewaskan sedikitnya 18 orang dan dikhawatirkan masih ada korban lain yang terjebak di dalam tambang. (REUTERS/Hafiz Ahmed)

Petugas dari Pasukan Tanggap Bencana Nasional (NDRF) dan Pasukan Tanggap Bencana Negara Bagian (SDRF) melakukan operasi penyelamatan setelah ledakan menewaskan beberapa orang di tambang batu bara ilegal di Meghalaya, India, 6 Februari 2026. (REUTERS/Hafiz Ahmed)

Ledakan terjadi sekitar pukul 10.00 waktu setempat pada Kamis (5/2/2026) di tambang jenis “lubang tikus” di distrik East Jaintia Hills. Wakil Komisaris Distrik East Jaintia Hills, Manish Kumar, mengatakan kepada Reuters bahwa tambang tersebut memiliki terowongan sempit yang hanya cukup dilalui pekerja. (REUTERS/Hafiz Ahmed)

Petugas dari Pasukan Tanggap Bencana Nasional (NDRF) dan Pasukan Tanggap Bencana Negara Bagian (SDRF) melakukan operasi penyelamatan setelah ledakan menewaskan beberapa orang di tambang batu bara ilegal di Meghalaya, India, 6 Februari 2026. (REUTERS/Hafiz Ahmed)

Tambang “lubang tikus” sempat digunakan secara luas di wilayah timur laut India karena dianggap lebih murah dan mudah dioperasikan. Namun, praktik ini dikenal berbahaya karena minimnya standar keselamatan serta rentan memicu kecelakaan fatal. (Tangkapan Layar Video Reuters/ANI)

Petugas dari Pasukan Tanggap Bencana Nasional (NDRF) dan Pasukan Tanggap Bencana Negara Bagian (SDRF) melakukan operasi penyelamatan setelah ledakan menewaskan beberapa orang di tambang batu bara ilegal di Meghalaya, India, 6 Februari 2026. (REUTERS/Hafiz Ahmed)

Pemerintah India telah melarang metode penambangan tersebut sejak 2014, menyusul banyaknya korban jiwa serta dampak kerusakan lingkungan yang ditimbulkannya. Meski begitu, aktivitas penambangan ilegal masih terus terjadi di sejumlah wilayah. (REUTERS/Hafiz Ahmed)

Petugas dari Pasukan Tanggap Bencana Nasional (NDRF) dan Pasukan Tanggap Bencana Negara Bagian (SDRF) melakukan operasi penyelamatan setelah ledakan menewaskan beberapa orang di tambang batu bara ilegal di Meghalaya, India, 6 Februari 2026. (REUTERS/Hafiz Ahmed)

Berdasarkan perkiraan pemerintah federal, total 63 orang telah meninggal dunia akibat penambangan lubang tikus ilegal di negara bagian Assam dan Meghalaya sejak 2012. (Tangkapan Layar Video Reuters/ANI)

Petugas dari Pasukan Tanggap Bencana Nasional (NDRF) dan Pasukan Tanggap Bencana Negara Bagian (SDRF) melakukan operasi penyelamatan setelah ledakan menewaskan beberapa orang di tambang batu bara ilegal di Meghalaya, India, 6 Februari 2026. (REUTERS/Hafiz Ahmed)

Ledakan di Meghalaya ini menjadi insiden terbaru dalam rangkaian kejadian serupa yang berulang dalam beberapa tahun terakhir. (Tangkapan Layar Video Reuters/ANI)

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |