Ratusan kapal nelayan di Taiwan memilih bersandar di pelabuhan menyusul ancaman Topan Bavi yang terus mendekat ke wilayah tersebut.
Sejumlah warga mengambil foto Pelabuhan Suao, tempat kapal-kapal nelayan bersandar saat Topan Bavi mendekati Taiwan, di Yilan, Taiwan, Kamis (9/7/2026). Ratusan kapal nelayan di Taiwan memilih bersandar di pelabuhan menyusul ancaman Topan Bavi yang terus mendekat ke wilayah tersebut. REUTERS/Ann Wang REUTERS/Ann Wang
Otoritas maritim meminta para nelayan menghentikan aktivitas melaut dan segera mengamankan kapal guna menghindari gelombang tinggi serta angin kencang yang diperkirakan akan memburuk dalam beberapa hari ke depan. Aktivitas penangkapan ikan pun terhenti sementara, seiring meningkatnya kewaspadaan terhadap dampak topan yang diprediksi menjadi salah satu badai terbesar yang melintasi kawasan itu dalam beberapa dekade terakhir. REUTERS/Ann Wang
Menurut Badan Meteorologi, Bavi memiliki diameter sekitar 1.000 kilometer pada titik terlebarnya, atau hampir setara dengan lebar wilayah Prancis. Ukuran tersebut menjadikan Bavi sebagai salah satu topan terbesar yang bergerak di kawasan Asia Timur dalam beberapa dekade terakhir. REUTERS/Ann Wang
Pusat Meteorologi Nasional China memperkirakan Topan Bavi akan melintasi wilayah utara Taiwan sebelum mendarat di Provinsi Fujian, China timur, pada Sabtu (11/7/2026) malam. Jalur badai terus dipantau karena berpotensi membawa hujan lebat, gelombang tinggi, serta angin kencang di wilayah yang dilaluinya. REUTERS/Ann Wang
source on Google

7 hours ago
1

















































