Produksi Listrik RI Tembus 165,51 Terra Watt Hours, Ini Rinciannya

4 hours ago 4

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat produksi listrik nasional hingga April 2026 mencapai 165,51 terawatt hour (TWh). Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Tri Winarno memaparkan capaian tersebut berasal dari pembangkit milik PLN, Independent Power Producer (IPP), Wilayah Usaha Lain (Wilus), serta Izin Usaha Penyediaan Tenaga Listrik untuk Kepentingan Sendiri (IUPTLS).

"Tahun ini sampai dengan April, produksi listrik secara nasional mencapai 165,51 terawatt hours," ujar Tri dalam RDP bersama Komisi XII DPR RI, Kamis (4/6/2026).

Berdasarkan bahan paparan Kementerian ESDM, kontribusi terbesar berasal dari PLN sebesar 61,79 TWh dan IPP sebesar 55,03 TWh, disusul IUPTLS 40,29 TWh, serta Wilus lainnya 8,40 TWh.

Adapun, dari total produksi listrik nasional sebesar 165,51 TWh, pembangkit listrik berbasis batu bara menyumbang 107,36 TWh atau 64,87%. Sementara itu, porsi energi baru dan terbarukan (EBT) mencapai 29,62 TWh atau 17,89%.

Kemudian pembangkit berbahan bakar gas berkontribusi 22,94 TWh atau 13,86%, sedangkan pembangkit berbasis BBM menyumbang 5,59 TWh atau 3,38%.

"EBT seperti yang tahun 2025 mengalami kenaikan melampaui target yaitu tren realisasi 17,89 di atas target 16,46. Porsi ini tentu cukup menggembirakan dan menunjukkan kinerja positif dari energi baru terbarukan," ujar Tri.

(ven/wur)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |