Jakarta, CNBC Indonesia - PLN senantiasa bergerak memulihkan kelistrikan pascagempa yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8). Setelah sistem kelistrikan utama Flores kembali pulih, upaya penanganan kini difokuskan pada sejumlah wilayah terpencil (isolated) yang mengalami dampak cukup parah.
Adapun beberapa wilayah tersebut meliputi di Pulau Palue, Kabupaten Sikka dan Golo Lebo, Kabupaten Manggarai Timur. Di Pulau Palue yang terletak di sebelah utara Pulau Flores, pasokan listrik masyarakat sebelumnya ditopang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 760 kilowatt (kW) beserta sistem baterai dan genset mobile 2x150 kW.
Pasalnya, kuatnya guncangan gempa menyebabkan sejumlah komponen PLTS dan baterai mengalami kerusakan sehingga pasokan listrik kepada masyarakat terganggu. Merespons kondisi tersebut, PLN langsung menerjunkan personel recovery untuk melakukan pemeriksaan sekaligus perbaikan terhadap PLTS, sistem baterai dan genset mobile yang terdampak.
General Manager PLN Unit Induk Pembangkitan (UIK), Dwipantara Rita Triani menjelaskan, pemulihan kelistrikan di wilayah terpencil menjadi salah satu prioritas PLN setelah pembangkit di sistem utama Flores kembali normal. Berbagai langkah dilakukan secara paralel untuk mempercepat hadirnya kembali listrik bagi masyarakat.
"Setelah sistem pembangkit utama Flores kembali pulih, perhatian kami sekarang tertuju pada wilayah-wilayah isolated yang terdampak. Untuk Pulau Palue, sambil memperbaiki PLTS dan baterai yang mengalami kerusakan, kami memastikan kondisi kesiapan genset sebagai pasokan sementara agar masyarakat bisa kembali mendapatkan listrik secepat mungkin," ujar Rita dalam keterangan tertulis, Senin (17/8/2026).
Dirinya bilang, proses pemulihan di Pulau Palue memiliki tantangan tersendiri karena lokasi yang terpisah dari daratan utama Flores. Pengiriman personel, peralatan, hingga genset harus dilakukan melalui jalur laut. Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan upaya PLN untuk mempercepat pemulihan.
"Akses menuju lokasi memang menjadi tantangan, tetapi tim kami terus bergerak membawa personel dan peralatan yang dibutuhkan. Kami ingin pemulihan tidak hanya berlangsung cepat, tetapi juga dilakukan dengan mengutamakan keselamatan sehingga sistem yang kembali beroperasi benar-benar dalam kondisi aman," terang dia.
Selain pembangkit, PLN saat ini juga fokus melakukan perbaikan jaringan distribusi di Pulau Palue yang turut terdampak gempa. Pemulihan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kondisi infrastruktur di lapangan.
Di sisi lain, upaya serupa dilakukan di Golo Lebo, Kabupaten Manggarai Timur. PLN terus melakukan perbaikan PLTS berkapasitas 440 kWp yang terdampak gempa. Hingga Senin (17/8), dua sistem baterai yang mengalami kerusakan telah berhasil diperbaiki. Selanjutnya baterai akan disambungkan ke PLTS agar bisa menyimpan energi listrik, sehingga bisa kembali melistriki masyarakat.
Rita menegaskan, PLN akan terus mengerahkan sumber daya yang dibutuhkan hingga pasokan listrik di seluruh wilayah terdampak kembali pulih.
"Tim PLN akan terus bekerja sampai listrik kembali hadir dan aktivitas masyarakat di wilayah terdampak dapat berangsur normal," tandasnya.
(dpu/dpu)
[Gambas:Video CNBC]

2 hours ago
3

















































