Purbaya: Defisit APBN Capai Rp196,5 Triliun di Semester I-2026

1 month ago 6

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada semester I-2026 mengalami defisit sebesar Rp 196,5 triliun atau secara persentase sebesar 0,76%.

"Defisit APBN dijaga di batas aman. Kalau kita pakai cara sama 6 bulan 0,7% berarti kalau setahun (defisit) 1,52%. Mereka akan tetap bilang anggaran parah. Ini angka terhadi betulan," kata Purbaya dalam rapat dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Selasa (7/7/2026).

Purbaya menilai sepanjang tahun, defisit APBN akan melesat naik karena adanya akumulasi belanja pada semester II. Namun, dia memastikan angka defisit APBN 2026 akan tetap berada di bawah 3%.

Lebih lanjut, sepanjang semester I-2026, pendapatan tercatat mencapai pendapatan negara Rp 1.459,4 triliun yang mencapai 46,3% dari target APBN dan tumbuh 21,4% secara tahunan (year on year/yoy).

"Penerimaan pajak sebesar Rp 1.187,8 triliun atau mencapai 44,1% dari target APBN dan tumbuh 21,4% secara tahunan atau yoy," ungkap Purbaya.

Kemudian, pada semester I-2026, belanja negara Rp 1.656,0 triliun dengan tingkat penyerapan 43,1% dari pagu APBN dan tumbuh 17,8% (yoy). Secara rinci, kinerja belanja negara ini terdiri dari belanja pusat Rp 1.296,8 triliun dengan tingkat serapan 41,2% dari pagu dan tumbuh 29,4% (yoy).

(haa/haa)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |