Raksasa Chip Tumbang Padahal Cuan Gede, Ini Alasannya

2 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Raksasa chip Korea Selatan, SK Hynix, membukukan laba kuartalan yang melonjak tajam dan mencetak rekor baru. Namun, kinerja keuangan yang sangat kuat itu malah gagal memenuhi ekspektasi investor, sehingga memicu aksi jual besar-besaran di pasar.

Saham SK Hynix ditutup anjlok 9,6% pada perdagangan Rabu (29/7), sedangkan indeks acuan KOSPI juga turun 6%. Penurunan ini terjadi setelah investor mulai khawatir belanja besar-besaran untuk infrastruktur kecerdasan buatan oleh perusahaan teknologi raksasa mulai melambat.

Untuk meredam dampak siklus permintaan yang sangat fluktuatif, SK Hynix mempercepat upaya mengamankan kontrak pasokan jangka panjang.

Perusahaan pemasok Nvidia tersebut mencatat laba operasional kuartalan melonjak lebih dari enam kali lipat menjadi rekor tertinggi. Namun, SK Hynix mengungkapkan keterlambatan pengiriman sejumlah produk canggih membatasi kenaikan harga chip memori DRAM yang menjadi bisnis utamanya.

Analis BNK Investment & Securities, Lee Min-hee, mengatakan pasar khawatir terhadap potensi melambatnya belanja infrastruktur AI oleh perusahaan teknologi.

"Ada kekhawatiran perusahaan teknologi akan mengambil jeda dalam belanja infrastruktur," ujar Lee, dikutip dari Reuters, Kamis (30/7/2026).

Sentimen investor juga tertekan karena SK Hynix belum memaparkan secara rinci rencana pembagian manfaat dari booming AI melalui peningkatan imbal hasil bagi pemegang saham. Selain itu, strategi kontrak jangka panjang dinilai dapat membatasi potensi kenaikan harga memori.

Meski sahamnya telah kehilangan lebih dari separuh nilainya sejak mencapai rekor tertinggi bulan lalu, sepanjang tahun ini saham SK Hynix masih mencatat kenaikan sekitar 115%.

Permintaan chip AI tetap kuat

Di tengah aksi jual tersebut, SK Hynix menegaskan permintaan terhadap chip memori AI masih tetap kuat.

Presiden SK Hynix, Song Hyun-jong, mengatakan pelanggan utama masih terus meminta tambahan pasokan memori. Ia juga menyebut perusahaan sedang mengupayakan lebih banyak perjanjian pasokan jangka panjang untuk mengelola volatilitas harga chip.

"Pelanggan utama masih meminta lebih banyak pasokan memori," ujar Song dalam paparan kinerja.

Langkah ini menjadi upaya produsen chip mengubah lonjakan permintaan AI saat ini menjadi kepastian permintaan jangka panjang di tengah kekhawatiran bahwa belanja infrastruktur AI pada akhirnya dapat melambat.

Kontrak jangka panjang yang ditawarkan SK Hynix umumnya berdurasi lima tahun dan mencakup perlindungan finansial seperti uang muka untuk menjamin pelaksanaan kontrak. Perusahaan menyatakan telah menyelesaikan pembahasan sekitar 10 kontrak semacam itu dan masih melanjutkan negosiasi dengan pelaku industri besar lainnya.

Kekhawatiran terhadap kemampuan perusahaan hyperscaler seperti Microsoft, Alphabet, Amazon, Meta Platforms, dan Oracle membiayai investasi ratusan miliar dolar AS untuk infrastruktur AI telah menekan saham-saham chip global dalam beberapa pekan terakhir.

Meski demikian, SK Hynix tetap optimistis terhadap prospek permintaan. Perusahaan berencana meningkatkan belanja modal tahun ini ke kisaran tinggi 40 triliun won, naik dari 30,2 triliun won pada 2025.

SK Hynix juga menepis kekhawatiran bahwa ekspansi kapasitas akan memicu kelebihan pasokan. Perusahaan menyatakan akan menyesuaikan investasi dengan kondisi permintaan pasar.

"Dengan perusahaan teknologi besar meningkatkan investasi infrastruktur AI, permintaan tambahan pasokan terus meningkat. Karena investasi ini didukung oleh pendapatan dari layanan AI, momentum permintaan memori diperkirakan akan tetap berlanjut," kata perusahaan.

(dem/dem) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |