Setelah Moody's, Kantor Purbaya Bersiap Hadapi Fitch dan SdanP

2 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Wakil Menteri Keuangan Juda Agung mengungkapkan, pemerintah tengah bersiap menghadapi peninjauan peringkat kredit lembaga rating dunia, setelah Moody's pada 5 Februari 2026 melakukan penyesuaian outlook rating kredit Indonesia menjadi negatif, dari sebelumnya positif.

Dalam waktu dekat, Juda mengatakan, Fitch akan datang ke Indonesia, sekitar tanggal 23 FEbruari 2026, setelahnya menyusul S&P.

"Ini isu yang penting, termasuk Fitch akan datang kalau enggak salah 23 Februari, setelah situ S&P dan yang lain," kata Juda Agung dalam acara CNBC Indonesia Economic Outlook 2026 di Hotel Kempinski, Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Juda mengatakan, ada pelajaran yang dapat dilakukan pemerintah untuk menghindari penyesuaian outlook peringkat kredit atau utang oleh Fitch maupun S&P nantinya, sebagaimana yang dilakukan Moody's.

Kata dia, pemerintah akan memperkuat koordinasi antar instansi, dalam menghadapi peninjuan peringkat kredit itu dan menyiapkan penjelasan sesuai dengan kerangka kerja masing-masing lembaga pemeringkat.

"Saya kira ada lesson, kita pelajari dari apa yang disampaikan Moody's dalam ratingnya dan ini perlu segera di koordinasikan. Pertama concern-concern yang di highlight, kita akan benar-benar lihat satu persatu kalau lembaga rating tuh sudah punya framework dalam menilai satu dan yang lainnya," tuturnya.

"Ya kita siapkan semua, kita waktunya tidak banyak, 2 minggu lagi kita harus segerakan untuk menghandle isu-isu yg akan menjadi scoring dari mereka," tegas Juda Agung.

(arj/haa)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |