Jakarta, CNBC Indonesia- Ketua Umum Asosiasi Produsen Peralatan Listrik Indonesia (APPI), Yohanes Purnawan Widjaja memastikan kesiapan industri alat listrik RI mendukung target pemerintah dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034 PT PLN (Persero) yang akan menambah pembangkit listrik sebanyak 69,5 Gigawatt dalam 10 tahun.
APPI memastikan pemenuhan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) alat listrik sehingga diharapkan program listrik pemerintah dapat menggerakkan industri lokal dan tidak tergantung produk impor.
APPI juga mendorong dukungan pemerintah dalam mengembangkan produk listrik lokal guna menghadapi persaingan dan gempuran produk impor termasuk impor ilegal asal China yang meresahkan produsen lokal.
Selain itu diperlukan peningkatan riset dan inovasi serta teknologi alat listrik terbaru agar dapat mengembangkan dan menciptakan produk alat listrik yang dapat memenuhi kebutuhan pasar utamanya kebutuhan PLN. Di sisi lain akses pembiayaan yang masih mahal serta kepastian kontrak bisa mendorong ekspansi bisnis alat listrik RI
Seperti apa tantangan pengembangan industri alat listrik RI?Selengkapnya saksikan dialog Bunga Cinka dengan Ketua Umum Asosiasi Produsen Peralatan Listrik Indonesia (APPI), Yohanes Purnawan Widjaja dalam Manufacture Check, CNBC Indonesia (Selasa, 17/02/2026)
Add
source on Google

11 hours ago
3

















































