Wamendag Roro Bertemu Menteri-Menteri ASEAN, Kasih Tahu Rencana RI Ini

10 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti melakukan pertemuan bilateral dengan sejumlah mitra strategis di sela-sela gelaran ASEAN Economic Ministers (AEM) yang digelar di Filipina pada Jumat (13/3/2026) lalu.

Wamendag Roro bertemu dengan Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Perdagangan dan Industri Singapura, Gan Kim Yong dan Wakil Menteri Investasi, Perdagangan, dan Industri Malaysia, Sim Tze Tzin. Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama perdagangan dan investasi kawasan.

Dalam pertemuan dengan Kim Yong, Wamendag Roro menyoroti perkembangan positif hubungan perdagangan kedua negara, di mana nilai perdagangan Indonesia-Singapura tercatat meningkat 14,6% dalam lima tahun terakhir, dari US$16,85 miliar pada 2020 menjadi US$19,32 miliar pada 2025.

"Hubungan perdagangan Indonesia dan Singapura menunjukkan perkembangan yang sangat positif. Ke depan, kami melihat peluang besar untuk memperluas kerja sama, khususnya dalam mendorong ekspor produk Indonesia yang bernilai tambah lebih tinggi," kata Wamendag Roro dalam keterangan resminya, dikutip Senin (16/3/2026).

Pada kesempatan tersebut, Indonesia juga menegaskan komitmennya untuk melanjutkan proses aksesi terhadap Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP), di mana Indonesia memandang CPTPP sebagai kerangka kerja perdagangan modern yang dapat memperkuat integrasi ekonomi di kawasan Indo-Pasifik.

"Indonesia berkomitmen melanjutkan proses aksesi CPTPP sebagai bagian dari agenda transformasi ekonomi nasional dan untuk memperkuat integrasi Indonesia dalam sistem perdagangan global yang berbasis aturan." jelas Roro.

Selain itu, kedua pihak juga membahas sejumlah agenda kerja sama ekonomi regional, termasuk perkembangan negosiasi ASEAN Digital Economy Framework Agreement (DEFA), Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP), serta berbagai inisiatif kerja sama perdagangan dan investasi.

"Kami mendorong agar berbagai inisiatif kerja sama ekonomi regional, termasuk DEFA dan RCEP, dapat terus diperkuat guna mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan yang inklusif dan berkelanjutan." tambahnya.

Sementara dalam pertemuan terpisah dengan Sim Tze Tzin, Wamendag Roro juga membahas upaya memperkuat hubungan perdagangan bilateral Indonesia-Malaysia.

Pada 2025, total perdagangan kedua negara mencapai US$24,22 miliar. Indonesia melihat peluang besar untuk memperluas akses pasar serta meningkatkan kerja sama di berbagai sektor bernilai tambah antara kedua negara.

Pertemuan tersebut juga membahas penguatan mekanisme kerja sama bilateral, termasuk rencana penyelenggaraan Joint Trade and Investment Committee (JTIC) serta penguatan kerja sama investasi melalui Malaysia-Indonesia Investment Committee (MIIC).

Selain itu, kedua negara juga membahas perkembangan kerja sama perdagangan di kawasan perbatasan, termasuk implementasi Border Trade Agreement (BTA) 2023 dan upaya percepatan normalisasi perdagangan lintas batas di Entikong-Tebedu.

Melalui rangkaian pertemuan bilateral tersebut, Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kerja sama perdagangan yang terbuka, inklusif, dan berorientasi pada pertumbuhan ekonomi kawasan.

"Indonesia dan Malaysia memiliki hubungan perdagangan yang kuat. Kami melihat banyak peluang untuk memperluas kerja sama, termasuk melalui peningkatan perdagangan bernilai tambah dan penguatan konektivitas ekonomi di kawasan perbatasan." tutupnya.

(dce/dce)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |