AC Xiaomi Mendadak Laku Keras, Ramai Diserbu Warga Gara-gara Ini

3 hours ago 5

Jakarta, CNBC Indonesia - Industri smartphone dilaporkan akan mengalami guncangan di 2026, salah satunya karena krisis kelangkaan chip memori yang mendorong kenaikan harga. Para analis memprediksi krisis ini akan paling berdampak pada HP China dengan harga murah dengan margin tipis.

Para raksasa HP China seperti Xiaomi dan Oppi dilaporkan akan mengurangi jumlah produksi lebih dari 20%. Sementara itu, vivo dikatakan juga menurunkan kapasitas produksi hampir 15%.

Di tengah huru-hara di pasar ponsel, ada kabar gembira bagi Xiaomi di pasar perangkat elektronik rumah tangga. Sepanjang 2025, Xiaomi dilaporkan memecahkan rekor pendapatan untuk divisi peralatan rumah tangga.

Xiaomi mencatat kenaikan 23,1% secara tahun-ke-tahun (YoY) pada 2025, dengan penjualan yang moncer untuk produk AC, kulkas, dan mesin cuci, dikutip dari Gizmochina, Senin (30/3/2026).

Menurut laporan, pengiriman AC Xiaomi tembus 8,5 juta unit atau tumbuh positif 24% YoY. Sementara itu, pengapalan kulkas mencapai 2,8 juta unit atau naik 4% YoY. Kemudian pengiriman mesin cuci mencapai 2,3 juta unit atau naik 18% YoY.

AC muncul sebagai segmen produk unggulan, seiring Xiaomi memperluas lini produknya dari unit dinding kelas bawah hingga sistem sentral multi-split canggih. Xiaomi mampu unjuk gigi melalui harga yang kompetitif, fungsionalitas pintar yang unggul, dan fitur layanan yang ditingkatkan.

Keunggulan utamanya terletak pada integrasi dengan HyperOS Connect dan ekosistem Mijia. Hal ini memungkinkan kontrol melalui smartphone atau asisten suara XiaoAI dan memungkinkan otomatisasi melalui sensor suhu dan kelembaban. Model premium bahkan dilengkapi radar gelombang milimeter untuk mendeteksi keberadaan manusia dan mengoptimalkan arah aliran udara demi kenyamanan.

Xiaomi juga memperkuat posisinya dengan meningkatkan garansi AC Mijia menjadi 10 tahun. Cakupan garansi meliputi jasa, biaya perbaikan, penggantian komponen, serta pengisian ulang freon.

Untuk menanggulangi permintaan yang membludak, Xiaomi meningkatkan produksinya di pabrik Wuhan Smart Home Appliances yang baru, dengan kapasitas produksi tahunan mencapai 7 juta unit.

Pada kuartal-II (Q2) 2025 saja, perusahaan mengapalkan 5,4 juta AC atau meningkat 60% YoY. Xiaomi berhasil mengamankan 16% pangsa pasar di China.

Xiaomi juga memperluas jejak internasionalnya pada 2025 dengan meluncurkan peralatan rumah tangga pintar di seluruh Eropa, termasuk Spanyol, Jerman, Prancis, dan Italia. Selain itu, perusahaan berencana untuk memasuki pasar India akhir tahun ini sebagai bagian dari strategi pertumbuhan globalnya.

(fab/fab)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |