Jakarta, CNBC Indonesia - Dunia kerja seakan-akan dilanda kiamat kecil. Layanan AI terbesar di dunia, mulai dari ChatGPT milik OpenAI, Claude buatan Anthropic, Gemini milik Google, hingga Grok milik X - tiba-tiba berhenti berfungsi secara serentak. Kejadian ini berlangsung pada Kamis pagi waktu Amerika Serikat, yang berarti jatuh pada Kamis malam hingga Jumat dini hari WIB.
Berdasarkan informasi yang dilaporkan ke Downdetector, gangguan mulai tercatat secara bersamaan sekitar pukul 05.30 hingga 06.00 waktu Pantai Timur Amerika Serikat, atau pukul 16.30 hingga 17.00 WIB pada hari yang sama. Pengguna di Indonesia mulai merasakan gangguan tersebut pada Kamis sore hingga menjelang Maghrib. Pengguna yang mencoba mengakses layanan AI untuk bekerja atau menyelesaikan tugas mulai melaporkan eror secara bertahap.
Gangguan ini ternyata juga dirasakan secara meluas oleh pengguna di Indonesia. Data dari Downdetector menunjukkan lonjakan laporan gangguan dari wilayah Asia Tenggara dan Indonesia secara khusus. Banyak pengguna di tanah air melaporkan tidak dapat masuk, tidak mendapatkan jawaban, atau menerima pesan kesalahan saat mencoba menggunakan ChatGPT, Gemini, maupun Claude.
Artinya, gangguan itu bukan sekadar masalah di Amerika Serikat, melainkan gangguan global yang dirasakan sekaligus di Indonesia. Pengguna di Jakarta, Surabaya, Medan, dan kota-kota besar lainnya melaporkan kendala yang sama yaitu layanan tidak merespons atau berjalan sangat lambat.
Berdasarkan data yang tercatat di Downdetector, pola gangguan terlihat sangat jelas dan serentak di berbagai benua:
- OpenAI / ChatGPT: Laporan gangguan melonjak sangat tinggi secara tiba-tiba sekitar pukul 16.30-17.00 WIB. Papan status resmi OpenAI mencatat adanya "eror yang meningkat di seluruh layanan ChatGPT dan Codex". Laporan mulai menurun sekitar pukul 19.00 WIB seiring pemulihan berlangsung.
- Google / Gemini: Gangguan tercatat meluas dan berlangsung lebih lama, masih terlihat kendala hingga pukul 21.00 WIB.
- Anthropic / Claude: Hanya model teratas Opus yang terdampak paling parah sejak pukul 16.45 WIB, sementara model lainnya kembali normal lebih cepat.
- X / Grok: Laporan gangguan meluas tercatat sejak pukul 17.00 WIB dan mulai mereda sekitar pukul 18.30 WIB.
Lonjakan laporan gangguan itu naik dan turun dalam pola yang sangat mirip di berbagai wilayah waktu. Pola ini memperkuat dugaan bahwa gangguan itu kemungkinan berasal dari penyebab yang sama secara global, bukan sekadar kebetulan.
Kejadian yang tidak terduga itu justru memicu gelombang candaan di media sosial. Banyak orang menyadari betapa besarnya ketergantungan manusia terhadap AI hingga ketika layanan itu mati, rasanya seolah-olah dunia berhenti berputar.
"Akhirnya saya bisa merasakan cahaya matahari!" tulis seorang pengguna di media sosial.
"Waktu yang sangat singkat itu, jutaan orang terpaksa menggunakan otak mereka sendiri kembali," tulis pengamat teknologi Paris Marx dengan nada menyindir.
Pertanyaan yang paling banyak dibagikan: "Jika kita menyewa otak dari mesin, apa yang terjadi ketika layanan sewa otak sedunia padam serentak?"
Layanan mulai pulih satu per satu mulai pukul 18.30 WIB dan sebagian besar telah kembali normal menjelang pukul 22.00 WIB.
(dem/dem)
[Gambas:Video CNBC]

5 hours ago
4

















































