Aset Industri Asuransi Tumbuh 4,38% Jadi Rp 1.195 Triliun per Maret

3 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, kinerja sektor asuransi saat ini masih dalam tren pertumbuhan. Kepala Eksekutif Pengawas PPDP OJK, Ogi Prastomiyono mengungkapkan, aset industri asuransi per Maret 2026 mencapai Rp 1.195 triliun atau naik 4,38% secara tahunan.

Menurutnya, aset tersebut dikontribusi oleh aset asuransi komersil yang sebesar Rp 977,53 triliun atau mengalami pertumbuhan sebesar 5,64% secara tahunan.

"Aset industri asuransi Februari 2026 mencapai Rp 1.195 triliun atau naik 4,38% yoy," ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (5/5/2026).

Pendapatan premi asuransi komersil per Februari 2026 tumbuh 0,74% secara tahunan menjadi sebesar Rp 88,3 triliun. Capaian tersebut terdiri dari asuransi jiwa sebesar Rp 47,12 triliun dan premi asuransi umum dan reasuransi yang tumbuh 1,77% secara tahunan menjadi sebesar Rp 41,24 triliun.

Ogi melanjutkan, permodalan asuransi jiwa dan umum dan masih di atas agregat RBC yang masing-masing sebesar 474% dan 316%, yaitu di atas ketentuan threshold 120%.

Di sisi lain, Ogi juga mengatakan sektor asuransi non komersil, BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan serta dan asuransi untuk TNI/Polri dan ASN. Aset sektor asuransi tersebut tercatat terkoreksi 0,92% secara tahunan menjadi sebesar Rp 218,23 triliun.

Sementara aset di sektor dana pensiun, hingga Februari 2026 tercatat tumbuh 10,49% secara tahunan senilai Rp 1.684 triliun.

(fsd/fsd)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |