Asing Mulai Masuk ke Bursa RI dan Danantara All In, Huru-Hara IHSG Reda?

9 hours ago 6
  • Pasar keuangan Indonesia berakhir di zona merah, bursa saham dan rupiah sama-sama melemah
  • Wall Street kompak menguat di tengah redanya kekhawatiran 
  • Dampak MSCI dan data ekonomi dari dalam dan luar  negeri masih akan menjadi sentimen pasar hari ini

Jakarta, CNBC Indonesia- Pasar keuangan dalam negeri kompak ditutup melemah. Bursa saham dan rupiah sama-sama mengakhiri perdagangan di zona merah,

Pasar keuangan Indonesia diperkirakan masih akan volatile pada hari ini. Selengkapnya mengenai proyeksi pasar hari ini bisa dibaca pada halaman 3 artikel ini.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan kemarin , Senin 92/2/2026( parkir di zona merah. Indeks ditutup turun 4,88% atau -406,88 poin ke level 7.922,73.

Sebanyak 720 saham turun, 36 tidak bergerak, dan hanya 58 yang naik.

Nilai transaksi mencapai Rp 29,2 triliun, melibatkan 50,4 miliar saham dalam 2,89 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar berada di level Rp 14.240 triliun. 
Investor asing akhirnya mencatatkan net buy sebesar Rp 654,9 miliar setelah mencatat net sell empat hari beruntun.

Kendati menutup perdagangan di zona merah, IHSG berhasil memangkas koreksi pada akhir perdagangan. Sepanjang hari, indeks bergerak di zona koreksi -5%, bahkan sempat turun lebih dari 6% dan menyentuh level 7.820,23.

Mengutip Refinitiv, seluruh sektor berada di zona merah. Bahan baku turun paling dalam dengan penurunan -11,71%. Kemudian diikuti oleh energi -9,21%, konsumer non-primer -8,64%, properti -8,61%, industri -5,5%, utilitas -5,33%, teknologi -5,08%. Sisanya, konsumer primer hingga kesehatan turun kurang dari 2%.

Beralih ke pasar valas, nilai tukar rupiah ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan awal pekan ini, Senin (2/2/2026).
Merujuk data Refinitiv, rupiah ditutup turun tipis 0,03% ke level Rp16.785/US$.

Padahal, pada pembukaan perdagangan pagi harinya, rupiah sempat menguat dengan apresiasi sebesar 0,06% di posisi Rp16.770/US$.

Namun, seiring berjalannya perdagangan, rupiah berbalik tertekan hingga menutup sesi di zona merah.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 15.00 WIB terpantau berada di zona positif dengan penguatan 0,19% ke level 97,174. Penguatan ini melanjutkan tren kenaikan pada perdagangan sebelumnya, ketika DXY ditutup melonjak 0,74% di posisi 96,991.

Pergerakan rupiah pada perdagangan pertama pekan ini sejalan dengan rilis data ekonomi dalam negeri. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan (year on year/yoy) pada Januari 2026 sebesar 3,55%. Namun, secara bulanan (month to month/mtm), Indonesia justru mengalami deflasi 0,15%.

Selain itu, BPS juga melaporkan kabar positif dari sisi eksternal, yakni neraca perdagangan Indonesia yang mencatat surplus kumulatif sepanjang Januari-Desember 2025 sebesar US$41,05 miliar. Angka ini jauh lebih tinggi dibanding surplus 2024 yang sebesar US$31,04 miliar.

Dari pasar Surat Berharga Negara (SBN), imbal hasil SBN tenor 10 tahun melandai ek 6,3% pada perdagangan kemarin, dari 6,35% pada perdagangan sebelumnya. Imbal hasil yang melandai menandai harga SBN yang tengah naik karena diburu investor.

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |