Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto memanggil 40 tokoh organisasi islam ke Istana Negara, Jakarta, Selasa (3/2/2026). Salah satu topik yang dibahas dalam pertemuan itu terkait dengan keputusan pemerintah untuk bergabung Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menilai ada perbedaan pendapat terkait keputusan yang diambil pemerintah untuk bergabung dewan tersebut. Sehingga momen ini menjadi kesempatan pemerintah untuk menjelaskan poin-poin terkait Dewan Perdamaian.
"Apa yang melandasi keputusan dari bapak presiden, keputusan pemerintah, termasuk di situ kan ada yang poin-poin, apa namanya yang diatur dalam Board of Peace. Yang di situ juga menjadi bahan-bahan yang barangkali ini belum tersampaikan secara utuh," kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (3/2/2026).
"Yang itu juga menjadi bahan-bahan yang barangkali belum tersampaikan secara utuh. Saya rasa forum siang ini juga bagian dari memungkinkan untuk bapak presiden bisa jadi akan menyampaikan poin-poin tersebut dengan harapan ini bisa diterima dan dimengerti oleh semua pihak," tambahnya.
Lebih lanjut, Prasetyo juga menegaskan bahwa presiden kerap melakukan komunikasi dengan tokoh agama, meski tidak dilakukan secara formal.
Tak hanya terkait Board of Peace, menurut Prasetyo, pertemuan ini membahas isu luar maupun dalam negeri. Terlebih saat ini juga berdekatan dengan bulan Ramadhan.
"Kemarin juga kami kebetulan menghadiri rapat Tim Pengendali Inflasi Pusat yang salah satu pokok bahasannya adalah dalam rangka menghadapi bulan suci Ramadan, dan persiapan Idulfitr. Ada beberapa hal yang sejak awal sudah coba kita antisipasi," ujarnya.
(miq/miq)
[Gambas:Video CNBC]

2 hours ago
3

















































