Bantuan Buat Aceh Tertahan Bea Cukai, Begini Respons Purbaya

3 hours ago 5

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bantuan kemanusiaan untuk bencana Sumatra yang tertahan di Bea Cukai akan segera dirilis. Namun, dia meminta adanya keterangan resmi dan jelas dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Seperti diketahui, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta bantuan DPR RI agar bantuan bencana dari diaspora Aceh di Malaysia bisa segera dirilis. Bantuan ini diketahui terkendala Bea Cukai di Pelabuhan Krueng Geukueh, Aceh.

"Selama ada keterangan dari BNPB ini lepas, bisa kita bebaskan pak. Jadi BNPB bilang ini barang untuk bantuan bencana, Bea Cukai akan melepaskan itu," tegas Purbaya dalam Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pasca Bencana Sumatera bersama Pimpinan DPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (18/2/2026).

Bantuan untuk Aceh tersebut terdiri dari minyak goreng senilai Rp 1 miliar, gula pasir Rp 50 juta, air mineral Rp 672 juta, makanan siap saji Rp 1 miliar, pakaian baru Rp 126 miliar, Al-Quran Rp 1 miliar, dan kloset toilet Rp 4,8 miliar.

Dalam rapat tersebut, Tito bilang bantuan tersebut merupakan bantuan dalam bentuk keluarga dan bukan bantuan antar pemerintah. Oleh karena itu, bantuan tersebut seharusnya tidak ditahan Bea Cukai. Menurut Tito, bantuan jenis ini sudah diizinkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Presiden, kata Tito, memberikan restu agar bantuan tersebut segera diterima selama isinya bukan barang ilegal, seperti senjata atau narkoba.

"Bapak Presiden menyampaikan silakan diterima sepanjang jangan sampai ada barang-barang terlarang seperti narkoba, senjata api, dan lain-lain," tegas Tito.

(haa/haa)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |