Jakarta, CNBC Indonesia - Jasa cuci pakaian atau laundry mulai resah dengan kenaikan harga plastik, yang berimbas kepada kenaikan jasa laundry. Para jasa laundry mengeluhkan harga plastik yang naik hingga 50% atau dua kali lipatnya. Bahkan ada yang mengeluh kenaikan harga plastik sudah lebih dari 50%.
Salah satunya yakni Rahma, di mana kenaikan harga plastik membuat dirinya terpaksa menaikkan jasa laundry sebesar Rp1.000 hingga Rp2.000.
"Wah, plastik naiknya bisa 50%, karena dana buat beli plastiknya makin banyak, jadi mau enggak mau kami naikkan jasa laundry," kata Rahma saat ditemui CNBC Indonesia, Selasa (5/5/2026).
Ia mengungkapkan harga plastik untuk pembungkus pakaian laundry yang sebelumnya mencapai Rp30.000, kini menjadi Rp45.000.
"Dulu sebelum harga plastik naik, harganya Rp30.000 per pack, sekarang sudah Rp45.000 per pack, malah nyaris Rp50.000 per pack," lanjut Rahma.
Bahkan, kenaikan harga tidak hanya terjadi di plastik, tetapi juga terjadi di gas elpiji, sehingga Ia makin resah. Ia menggunakan gas elpiji ukuran 12 kg untuk kebutuhan setrika pakaian, di mana harganya kini mencapai Rp250.000, dari sebelumnya Rp200.000.
Foto: Kenaikan harga bahan baku plastik sudah mulai berdampak ke usaha dan jasa pencucian pakaian atau laundry, di mana harga plastik yang makin mahal membuat toko laundry terpaksa menaikkan harga jasa. (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)
"Malah yang naik enggak cuma plastik, harga gas juga naik, karena kan kalau di sini, setrika pakai gas," terang Rahma.
Meski begitu, pasokan plastik dan gas masih aman dan tidak terjadi kelangkaan.
"Harga memang mahal, baik plastik maupun gas. Tapi sih kita dapatinnya enggak susah gitu," ungkapnya.
Senada dengan Rahma, Gita juga mengaku resah dengan harga plastik yang tak kunjung menurun.
"Ya pusing juga sih harga plastik masih mahal dan enggak turun-turun, terpaksa kami naikkan Rp1.000 di sini," kata Gita.
Namun, pasokan plastik untuk kebutuhan pembungkus pakaian setelah laundry masih aman dan tidak ada kelangkaan.
"Cuma mahalnya saja sih yang bikin pusing, kalau belinya sih enggak sampai rebutan lah ya, masih aman pasokannya," jelas Gita.
(chd/wur)
Addsource on Google

3 hours ago
1
















































