Elvan Widyatama, CNBC Indonesia
12 August 2026 12:20
Jakarta, CNBC Indonesia - Gempa besar kembali melanda dunia. Kali ini, gempa berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang wilayah barat Kolombia dan menimbulkan kerusakan parah di sejumlah kota.
Gempa terjadi pada Senin (10/8/2026) pukul 07.34 waktu setempat. Berdasarkan data United States Geological Survey (USGS), pusat gempa berada di sekitar San José del Palmar, Departemen Chocó, dengan kedalaman sekitar 107 kilometer.
Gempa tersebut menjadi yang terkuat yang melanda Kolombia dalam 34 tahun terakhir. Guncangannya merusak rumah, gedung bertingkat, rumah sakit, sekolah, bandara, jalan, serta berbagai fasilitas publik.
Pereira dan Cali menjadi dua kota yang mengalami dampak paling parah. Sejumlah bangunan runtuh, sementara ribuan warga terpaksa meninggalkan rumah karena khawatir bangunan yang telah retak akan ambruk akibat gempa susulan.
Hingga Selasa (11/8/2026), laporan dari sejumlah daerah terdampak mencatat sedikitnya 254 orang meninggal dunia. Sebanyak 101 korban tercatat di Pereira dan 95 orang di Cali. Proses pencarian masih berlangsung karena warga diperkirakan masih terjebak di bawah reruntuhan.
Lebih dari 100 gempa susulan juga telah tercatat hingga Selasa sore. Pemerintah Kolombia menetapkan keadaan darurat nasional serta mengerahkan tentara, polisi, petugas penyelamat, dan relawan ke wilayah terdampak.
Gempa terjadi di zona subduksi Amerika Selatan, tempat Lempeng Nazca bergerak menunjam ke bawah Lempeng Amerika Selatan. Analisis USGS menunjukkan gempa dipicu oleh mekanisme strike-slip, yaitu pergeseran dua bagian batuan secara horizontal di dalam Lempeng Nazca yang telah menunjam hingga kedalaman lebih dari 100 kilometer.
Gempa Kolombia menambah panjang daftar gempa besar yang mengguncang dunia sepanjang 2026. Berdasarkan katalog USGS hingga 10 Agustus 2026, terdapat 10 gempa berkekuatan sedikitnya magnitudo 7,1.
Gempa terkuat terjadi di Filipina dengan magnitudo 7,8. Posisi berikutnya ditempati gempa magnitudo 7,5 di Venezuela dan Tonga. Sementara itu, gempa Kolombia berada di posisi keempat bersama dua gempa berkekuatan sama di Jepang dan Indonesia.
Berikut daftar 10 gempa terbesar di dunia sepanjang 2026 hingga 10 Agustus.
1. Filipina M7,8: Gempa Terkuat Sepanjang 2026
Posisi pertama ditempati gempa magnitudo 7,8 yang mengguncang Filipina selatan pada Senin (8/6/2026). Pusat gempa berada sekitar 25 kilometer barat daya Kablalan dengan kedalaman 57 kilometer.
Guncangannya terasa kuat di General Santos dan sejumlah wilayah lain di Pulau Mindanao. Getarannya bahkan mencapai Manado yang berjarak sekitar 420 kilometer dari pusat gempa.
Sejumlah bangunan runtuh, sedangkan rumah sakit, sekolah, jalan, dan rumah warga mengalami kerusakan. Gempa juga memicu tanah longsor serta memutus aliran listrik dan pasokan air di beberapa wilayah.
kondisi bangunan yang runtuh setelah gempa berkek magnitude 7,8 di General Santos, Pulau Mindanao, Filipina, 8 Juni 2026. (GenSan DEV/Handout via REUTERS) Foto: via REUTERS/GenSan DEV
Peringatan tsunami sempat diberlakukan di Filipina, Indonesia, dan Malaysia. Gelombang tsunami berukuran kecil kemudian terdeteksi sebelum peringatan dicabut.
Bencana tersebut menyebabkan puluhan orang meninggal dunia, lebih dari 1.000 orang terluka, dan puluhan ribu rumah mengalami kerusakan.
2. Venezuela M7,5: Datang 39 Detik Setelah Gempa Pertama
Gempa terbesar kedua terjadi di Venezuela pada Rabu (24/6/2026). Pusat gempa berada sekitar 17 kilometer di sebelah barat Catia La Mar dengan kedalaman hanya 10 kilometer.
Gempa ini terjadi hanya sekitar 39 detik setelah gempa berkekuatan magnitudo 7,2 mengguncang wilayah dekat San Felipe. Jarak waktu yang sangat singkat membuat kedua peristiwa tersebut disebut sebagai gempa kembar atau doublet earthquake.
Keruskan akibat gempa bumi di La Guaira, Venezuela, Jumat (26/6/2026). (REUTERS/Leonardo Fernandez Viloria) Foto: REUTERS/Leonardo Fernandez Viloria
Guncangan merusak Caracas, La Guaira, Catia La Mar, dan sejumlah wilayah lain di Venezuela bagian utara. Bangunan bertingkat, rumah sakit, jalan, jembatan, serta fasilitas publik mengalami kerusakan berat.
Bandara dan layanan transportasi sempat dihentikan, sedangkan jaringan listrik serta komunikasi mengalami gangguan. Jumlah korban jiwa kemudian terus bertambah hingga mencapai ribuan orang, menjadikannya salah satu bencana gempa paling mematikan sepanjang 2026.
Gempa dangkal tersebut dipicu oleh pergerakan strike-slip di dekat batas Lempeng Karibia dan Lempeng Amerika Selatan. Pergerakan itu membuat dua bagian kerak bumi bergeser secara horizontal.
3. Tonga M7,5: Sangat Kuat, tetapi Dampaknya Minim
Besarnya magnitudo tidak selalu diikuti kerusakan besar. Hal itu terlihat ketika gempa magnitudo 7,5 mengguncang perairan Tonga pada Selasa (24/3/2026).
Pusat gempa berada sekitar 158 kilometer di sebelah barat Neiafu. Namun, gempa terjadi jauh di dalam bumi dengan kedalaman sekitar 234 kilometer.
Kedalaman tersebut membantu mengurangi kekuatan guncangan yang mencapai permukaan. USGS mencatat gempa dipicu oleh mekanisme sesar normal pada kedalaman menengah.
Gempa Tonga. (Dok. earthquake.usgs.gov) Foto: Gempa Tonga. (Dok. earthquake.usgs.gov)
Otoritas Tonga sempat meminta warga di kawasan pesisir dan dataran rendah bergerak menuju tempat yang lebih tinggi. Peringatan tersebut dicabut sekitar dua jam kemudian setelah tidak ditemukan ancaman tsunami.
Tidak ada laporan mengenai korban jiwa ataupun kerusakan besar akibat gempa tersebut.
4. Kolombia M7,4:
Gempa terbaru di Kolombia menempati urutan keempat dalam daftar gempa terbesar dunia sepanjang 2026 yang baru berjalana delapan bulan.
Dengan kekuatan magnitudo 7,4, gempa tersebut berada di bawah gempa Filipina M7,8 serta dua gempa M7,5 di Venezuela dan Tonga. Kekuatannya setara dengan gempa yang mengguncang Jepang dan Indonesia pada April 2026.
5. Jepang M7,4: Beserta Ancaman Tsunami
Gempa dengan kekuatan yang sama yakni magnitudo 7,4 juga pernah mengguncang wilayah lepas pantai timur laut Jepang. Gempa tersebut terjadi pada Senin (20/4/2026), dengan pusat gempa berada sekitar 102 kilometer timur laut Miyako dengan kedalaman sekitar 25 kilometer.
Gempa memicu peringatan tsunami di sepanjang pesisir Prefektur Iwate dan Aomori. Pemerintah daerah sempat mengeluarkan perintah evakuasi yang mencakup lebih dari 176.000 penduduk.
Gelombang tsunami setinggi sekitar 80 sentimeter kemudian terdeteksi di pesisir. Peringatan tsunami diturunkan menjadi imbauan setelah gelombang yang tercatat lebih rendah dibandingkan perkiraan awal.
Sebuah pemandangan udara menunjukkan para petugas penyelamat melakukan operasi pencarian dan penyelamatan di pusat perbelanjaan Aeon Mall yang rusak, di mana, menurut media lokal, terjadi ledakan setelah gempa bumi dengan magnitudo awal 7,1 melanda prefektur Kumamoto selatan Jepang, di Kota Kashima, Prefektur Kumamoto, Jepang, 28 Juli 2026. (Kyodo/via REUTERS) Foto: Sebuah pemandangan udara menunjukkan para petugas penyelamat melakukan operasi pencarian dan penyelamatan di pusat perbelanjaan Aeon Mall yang rusak, di mana, menurut media lokal, terjadi ledakan setelah gempa bumi dengan magnitudo awal 7,1 melanda prefektur Kumamoto selatan Jepang, di Kota Kashima, Prefektur Kumamoto, Jepang, 28 Juli 2026. (via REUTERS/KYODO)
Sejumlah layanan kereta cepat dihentikan dan beberapa ruas jalan ditutup untuk pemeriksaan. Tidak ada laporan awal mengenai korban jiwa atau kerusakan besar, sementara fasilitas nuklir di sekitar wilayah tersebut dilaporkan tetap aman.
6. Bitung M7,4
Indonesia juga masuk dalam daftar setelah gempa besar yang mengguncang Laut Maluku pada 2 April 2026.
Gempa tersebut juga berkekuatan 7,4 magnitudo. Pusatnya berada sekitar 129 kilometer tenggara Bitung dengan kedalaman 35 kilometer.
Guncangan kuat dirasakan di Bitung, Manado, Ternate, serta sejumlah wilayah di Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Parameter awal BMKG sempat menunjukkan magnitudo berbeda sebelum diperbarui melalui analisis lanjutan.
Gempa bumi magnitudo 7,6 di perairan Bitung, Sulawesi Utara dan Maluku Utara, Kamis (2/4/2026) pagi. (Dok. BNPB) Foto: Gempa bumi magnitudo 7,6 di perairan Bitung, Sulawesi Utara dan Maluku Utara, Kamis (2/4/2026) pagi. (Dok. BNPB)
Gempa memicu peringatan dini tsunami. Gelombang kemudian terdeteksi di lima wilayah dengan ketinggian mencapai sekitar 0,75 meter di Minahasa Utara.
Sedikitnya satu orang meninggal dunia dan beberapa lainnya terluka. Ratusan bangunan juga dilaporkan mengalami kerusakan, sedangkan warga pesisir sempat mengungsi menuju tempat yang lebih tinggi.
Gempa Bitung-Sulut. (BMKG) Foto: Gempa Bitung-Sulut. (BMKG)
Gempa dipicu oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan naik di kawasan Laut Maluku yang memiliki struktur tektonik sangat kompleks.
7. Meksiko M7,3: Terasa hingga Dua Negara Tetangga
Gempa berkekuatan 7,3 magnitudo juga sempat mengguncang pesisir selatan Meksiko pada 17 Juli 2026. Pusat gempa berada sekitar 52 kilometer di sebelah barat Puerto Madero, Negara Bagian Chiapas, dengan kedalaman sekitar 22 kilometer.
Guncangan terasa hingga ke Guatemala dan El Salvador. Warga di sejumlah kota pun berhamburan keluar dari bangunan, sementara pemerintah mengaktifkan prosedur darurat untuk memeriksa kondisi rumah, jalan, jembatan, dan fasilitas publik.
Gempa Meksiko. AP/Marco Ugarte Foto: Gempa Meksiko. AP/Marco Ugarte
Peringatan tsunami sempat dikeluarkan untuk pesisir selatan Meksiko dan Guatemala. Otoritas terkait memperkirakan perubahan permukaan laut mencapai sekitar satu meter di beberapa kawasan.
Meski pusat gempa relatif dangkal, tidak ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan besar. Sejumlah gempa susulan berkekuatan magnitudo 5 hingga 6 tercatat setelah gempa utama.
8. Vanuatu M7,3
Warga Pulau Espiritu Santo di akhir kuartal pertama tahun ini juga merasakan guncangan besar ketika gempa berkekuatan 7,3 magnitudo menghantam Vanuatu pada Senin (30/3/2026).
Episentrumnya berada sekitar 51 kilometer timur laut Luganville, kota terbesar kedua di negara kepulauan tersebut. Pusat gempa tercatat pada kedalaman sekitar 120,6 kilometer.
Rekaman CCTV menunjukkan bagian dalam garasi saat berkekuatan 7,4 skala Richter mengguncang ibu kota Vanuatu, Port Vila, pada hari Selasa (17/12/2024) menyebabkan peralatan dan perabotan beterbangan. (Tangkapan Layar Video Reuters/STEPHANE RIVIER) Foto: Rekaman CCTV menunjukkan bagian dalam garasi saat berkekuatan 7,4 skala Richter mengguncang ibu kota Vanuatu, Port Vila, pada hari Selasa (17/12/2024) menyebabkan peralatan dan perabotan beterbangan. (Tangkapan Layar Video Reuters/STEPHANE RIVIER)
USGS menyebut gempa dipicu oleh mekanisme patahan naik miring atau oblique-thrust faulting. Kedalaman pusat gempa membuat dampaknya di permukaan lebih terbatas.
Tidak ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan besar. Pusat Peringatan Tsunami Amerika Serikat juga memastikan gempa tidak menimbulkan ancaman tsunami.
9. San Felipe M7,2
Sebelum gempa magnitudo 7,5 menghancurkan sejumlah wilayah Venezuela, guncangan pertama berkekuatan magnitudo 7,2 lebih dahulu terjadi di dekat San Felipe.
Gempa tersebut berlangsung pada 24 Juni 2026, dengan pusat sekitar 20 kilometer di sebelah timur San Felipe. Kedalamannya hanya sekitar 10 kilometer.
Guncangan pertama telah merusak dan melemahkan struktur sejumlah bangunan. Sekitar 39 detik kemudian, gempa kedua yang lebih kuat memperbesar kerusakan dan merobohkan bangunan yang sebelumnya telah retak.
Korban tewas akibat gempa bumi dahsyat yang melanda Venezuela pada Juni lalu bertambah menjadi 5.069 jiwa. Selain itu, lebih dari 21.000 orang lainnya masih berada di pengungsian, Sabtu (18/7/2026). (REUTERS/Gaby Oraa) Foto: (REUTERS/Gaby Oraa)
Kedua gempa dipicu oleh pergerakan strike-slip di dekat batas Lempeng Karibia dan Lempeng Amerika Selatan. Pelepasan energi dalam dua gempa besar yang terjadi hampir bersamaan membuat dampak bencana semakin luas.
Jumlah korban dari kedua gempa tidak dapat dipisahkan karena waktu dan wilayah terdampaknya sangat berdekatan.
10. Malaysia M7,1
Gempa Malaysia menjadi peristiwa dengan kedalaman terbesar dalam sepuluh daftar gempa dengan kekuatan terbesar di 2026 ini. Pusatnya berada sekitar 629 kilometer di bawah permukaan bumi.
Gempa berkekuatan magnitudo 7,1 tersebut terjadi di bawah kawasan Sabah pada Senin (23/2/2026) waktu setempat. Lokasinya berada sekitar 57 kilometer barat laut Kota Belud.
Meski memiliki magnitudo besar, guncangan yang sampai ke permukaan relatif terbatas karena pusat gempa berada sangat dalam. Getarannya hanya dilaporkan terasa ringan di sejumlah wilayah Sabah dan kawasan sekitarnya.
Tidak ada laporan mengenai kerusakan besar maupun korban jiwa. Gempa tersebut juga tidak menimbulkan ancaman tsunami.
CNBC INDONESIA RESEARCH
(evw/evw)

2 hours ago
2

















































