Harga BBM Pertalite Tanpa Subsidi Lebih Mahal dari Pertamax, Kok Bisa?

2 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Viral di media sosial struk pembelian Pertalite yang mencantumkan harga Rp18.040 per liter. Angka tersebut jauh lebih tinggi dibanding harga yang dibayar masyarakat saat membeli Pertalite, bahkan lebih malah dibandingkan harga Pertamax, sehingga memunculkan berbagai pertanyaan.

Menanggapi hal tersebut, PT Pertamina Patra Niaga menjelaskan bahwa angka yang tercantum pada struk tersebut merupakan gambaran harga Pertalite apabila dihitung berdasarkan biaya penyediaan energi dan harga pasar. Sementara harga yang dibayar masyarakat tetap mengacu pada ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun mengatakan kebijakan subsidi BBM merupakan kewenangan pemerintah, sedangkan Pertamina bertugas menyalurkan BBM sesuai aturan yang berlaku.

"Kami bertindak sebagai operator yang menjalankan dan mematuhi kebijakan pemerintah terkait penyaluran BBM bersubsidi. Harga jual Pertalite yang dibayarkan masyarakat saat ini merupakan harga yang telah ditetapkan pemerintah dengan mempertimbangkan berbagai aspek sosial dan ekonomi," kata Roberth dalam keterangan resmi, dikutip Minggu (21/6/2026).

Pertamina juga menjelaskan bahwa Pertamax merupakan BBM non-subsidi yang harganya mengikuti perkembangan pasar. Namun, perusahaan tetap berkoordinasi dengan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga energi nasional.

Pada periode sebelumnya, harga Pertamax juga sempat ditahan agar tidak mengalami kenaikan.

"Penyesuaian harga Pertamax yang dilakukan pada 10 Juni 2026 juga mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk kondisi ekonomi, daya beli masyarakat, keberlanjutan fiskal pemerintah, serta keberlangsungan usaha. Penyesuaian serupa juga dilakukan oleh badan usaha penyedia BBM lainnya. Meski demikian, harga jual yang berlaku saat ini belum sepenuhnya mengikuti harga keekonomian berdasarkan harga pasar internasional," ujarnya.

Pertamina menambahkan, apabila harga Pertamax sepenuhnya mengikuti perhitungan berdasarkan kondisi pasar dan harga minyak dunia, maka nilainya akan lebih tinggi dibandingkan harga Pertalite tanpa subsidi.

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu merujuk pada informasi resmi dari pemerintah dan Pertamina serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak disertai penjelasan secara utuh," pungkas Roberth.

(mkh/mkh)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |