Harga Emas Ambruk 4% Karena Aksi Brutal Bandar, Masih Berharap Naik?

9 hours ago 6

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas dan perak masih berada dalam laju penurunan. Harga emas dan perak terus turun karena kenaikan persyaratan margin CME memperparah aksi jual tajam.

Pada perdagangan  Senin (2/2/2026), harga emas dunia anjlok 4,09% di level US$4.665,27 per troy ons. Pada perdagangan intraday bahkan harga emas sempat menyentuh level terendah US$4.403,24 per troy ons. Pelemahan ini memperpanjang derita emas dalam tiga hari terakhir dengan jatuh 13,6%.

Pada perdagangan hari ini Selasa (3/2/2026) hingga pukul 06.37 WIB, harga emas dunia di pasar spot menguat 1,55% di posisi US$4.737,69 per troy ons.

Harga emas dan perak terus turun pada perdagangan Senin karena persyaratan margin yang lebih tinggi di CME Group CME.O memperparah aksi jual tajam pekan lalu setelah penunjukan Kevin Warsh sebagai ketua The Federal Reserve (The Fed) berikutnya.

Harga emas anjlok 9,8% pada hari Jumat, dan telah kehilangan sekitar US$900 dari rekor tertingginya pada 29 Januari sebesar US$5.594,82 per troy ons, menghapus sebagian besar keuntungan tahun ini.

"Emas dan perak sedang mengalami fluktuasi yang sangat besar, dan ketika Anda mencapai puncak 'bukit lift', gravitasi mengambil alih dan Anda akan jatuh," ucap analis SP Angel, John Meyer.

Meskipun terjadi penurunan tajam, para analis memperingatkan agar tidak menganggap pergerakan ini sebagai awal dari penurunan yang berkepanjangan.

"Kondisi tampaknya tidak siap untuk pembalikan harga emas yang berkelanjutan," menurut catatan Michael Hsueh, analis logam mulia di Deutsche Bank, ia menambahkan bahwa investor etap sangat mengharapkan kenaikan,menunjukkan volatilitas yang berkelanjutan daripada penurunan sentimen.

CME Group mengatakan pada hari Jumat bahwa mereka akan menaikkan persyaratan margin pada kontrak berjangka logam mulia, dengan perubahan tersebut berlaku setelah penutupan pasar pada hari Senin.

Sementara itu, para analis mengatakan penurunan tajam harga telah mendorong keluar banyak pedagang spekulatif atau bandar yang telah membanjiri pasar selama reli, membantu mendinginkan pasar dan mengurangi spekulasi berlebihan.

"Kami melihat sejumlah uang keluar dari ETF dan kami menduga beberapa hedge fund yang berani mengambilnya dari sana," ujar Meyer.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) memperpanjang kenaikannya.

Pada perdagangan Senin (2/2/2026), indeks dolar AS (DXY) menguat 0,66% di level 97,63, mencapai level tertinggi lebih dari seminggu, membuat emas batangan yang dihargai dolar menjadi lebih mahal bagi pembeli luar negeri.

Presiden AS Donald Trump pada hari Jumat menominasikan mantan pejabat The Fed Kevin Warsh untuk menggantikan Ketua Jerome Powell pada bulan Mei, dengan pasar mengharapkan kecenderungan ke arah pemotongan suku bunga bersamaan dengan kebijakan neraca yang lebih ketat.

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |