Jakarta, CNBC Indonesia - Kebakaran besar melanda sebuah kompleks komersial di pinggiran ibu kota Iran, Teheran, menewaskan sedikitnya delapan orang dan melukai puluhan lainnya.
Media pemerintah pada Rabu (6/5/2026), sebagaimana dikutip AFP, melaporkan bahwa api mulai berkobar pada Selasa di kompleks komersial Arghavan yang terletak di kota Andisheh, sebelah barat Teheran. Rekaman yang ditayangkan televisi pemerintah memperlihatkan gedung bertingkat dilalap api, dengan asap hitam tebal membumbung tinggi ke langit.
Menurut laporan, sedikitnya delapan orang meninggal dunia dalam kebakaran tersebut, sementara 41 lainnya mengalami luka-luka. Para korban luka dilaporkan telah mendapatkan penanganan medis.
Kompleks Arghavan sendiri merupakan kawasan komersial besar yang menampung lebih dari 250 unit usaha dan 50 unit perkantoran, berdasarkan keterangan pejabat setempat.
Pascainsiden, Kantor Jaksa Umum dan Revolusioner Shahriar langsung mengambil langkah hukum dengan membuka penyelidikan untuk mengungkap penyebab kebakaran serta kemungkinan adanya pihak yang bertanggung jawab.
Otoritas juga telah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap kontraktor atau pembangun gedung tersebut.
Kebakaran sebenarnya bukan hal yang jarang terjadi di Iran, namun insiden dengan korban jiwa dalam jumlah besar relatif jarang. Meski demikian, sejumlah kejadian sebelumnya menunjukkan potensi risiko yang tetap tinggi.
Pada Juni 2020, sebuah ledakan besar akibat tabung gas yang terbakar di sebuah klinik di Teheran utara menewaskan sedikitnya 19 orang. Sementara itu, pada Januari 2017, kebakaran hebat di pusat perbelanjaan bertingkat Plasco Building menewaskan sedikitnya 22 orang, termasuk 16 petugas pemadam kebakaran.
(luc/luc)
Addsource on Google

4 hours ago
1

















































