Kondisi APBN Baik, Purbaya Jamin RI Jauh dari Krisis

2 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan perkembangan ekonomi dan pengelolaan fiskal RI hingga Mei 2026. Purbaya mencatat defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara mencapai 0,70% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) atau sebesar Rp 180,4 triliun per Mei 2026.

Hal ini ditopang keberhasilan upaya mendorong peningkatan pajak yang tumbuh 22,1% (yoy) seiring dengan keberhasilan reformasi perpajakan dan reorganisasi pegawai pajak.

"Artinya kira-kira dengan angka yang sekarang defisit, APBN kita masih amat terjaga. Keberhasilannya adalah utamanya kita bisa meningkatkan pendapatan pajak secara signifikan. Jadi kalau dibanding tahun lalu 5 bulan pertama pajak kita tumbuh 22,1%. itu pertumbuhan yang amat signifikan," ungkap dia dalam dalam Economic Update CNBC Indonesia Rabu (24/6/2026).

Sejalan dengan capaian pertumbuhan ekonomi Kuartal I-2026 sebesar 5,61% (yoy), Purbaya menyebutkan sumber pertumbuhan ekonomi nasional berjalan baik. Termasuk melalui program unggulan pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) serta sektor swasta yang berhasil didorong oleh pemerintahan Prabowo.

"Kontribusi pemerintah belanja pemerintah ke ekonomi ke ekonomi hanya 7,7%an. Sisanya private sektor," kata Purbaya.

Dengan kata lain, ketika sektor swasta tidak menampakkan pergerakan, ekonomi nasional tak akan tumbuh sebesar 5,61% pada Triwulan I-2026.

"Jadi ini menunjukkan bahwa strategi Bapak Presiden untuk membangun perekonomian di pemerintah dan di sektor swasta itu berjalan dengan baik. Itu yang sering dilupakan oleh banyak orang," tambah Purbaya.

Purbaya juga menegaskan daya beli masyarakat menunjukkan tren positif. Hal ini tercermin dari data konsumsi hingga penjualan otomotif sehingga ekonomi RI masih ekspansi dan jauh dari kesan RI menuju krisis seperti 1998.Selain itu stimulus pemerintah seperti Gaji Ke-13 Aparatur Sipil Negara dan Pensiunan juga berhasil menopang ekonomi nasional.

"Jadi jauh dari kesan bahwa seolah-olah kita sedang menuju krisis 1998 lagi. kita masih ekspansi ekonominya mungkin di atas 5 di atas 5,4% mungkin atau lebih. Kita coba lihat karena datanya belum keluar," tegas Purbaya.

(dpu/dpu)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |