Jakarta, CNBC Indonesia - Laut bukan sekadar bentang Alam di Kabupaten Cilacap. Laut menjadi bagian dari kehidupan, sumber kehidupan, dan sekaligus tempat pertemuan budaya, ekonomi hingga menjaga lingkungan.
Setiap hari masyarakat pesisir menggantungkan harapan pada laut dan keanekaragaman yang ada. Namun kehidupan yang bergantung pada laut juga memiliki tantangan, seperti cuaca, kerumitan menjaga ekosistem penyangga, hingga akses energi.
Selain itu, perubahan kondisi lingkungan, sampah, abrasi juga menghantui masyarakat pesisir. Di tengah tangan tersebut, ada ekosistem yang memiliki peran penting sebagai benteng alami atau bakau.
Dari menahan gelombang, menjaga garis pantai, juga menopang biota laut di pesisir. Ada satu lokasi mangrove Jagapati di Cilacap, yang juga menjadi ekowisata yang memanfaatkan masyarakat lokal.
Kawasan Konservasi Mangrove Jagapati (Simanja) merupakan bagian dari Desa Energi Berdikari Jagapati, yang merupakan program pembinaan masyarakat pesisir dari PT Pertamina Patra Niaga IT Cilacap. Melalui energi terbarukan, penguatan usaha berbasis Bakau, perikanan, serta konservasi lingkungan pesisir.
Lokasi ini juga pernah dihantam abrasi dan masalah lainnya. Namun ada Ketua Kelompok Nelayan Sida Asih, Naswan yang tidak mau berpangku tangan. Dia mendorong upaya jaga ekosistem pesisir dan dimanfaatkan jadi sumber yang bisa dimanfaatkan warga.
"Kami mulai tahun 2000, awalnya kawasan ini gundul, lalu kita lakukan penghijauan, awalnya saya tanam 2 hektare, awalnya tanah perhutani, kini sudah ada 32 orang di kelompok tani dengan beragam kegiatan, seperti pembibitan bakau, budidaya kakap merah, kerapu, dan kepiting," jelas dia kepada CNBC Indonesia, Sabtu (5/9/2026).
Menurut Naswan, untuk ikan dan kepiting dijadikan kuliner untuk wisatawan oleh ibu-ibu. Selain itu, Naswan juga melakukan pembibitan mangrove dengan beragam cara.
"Alhamdulillah jadi stock, dan kami tahun lalu 2.000 stok untuk daerah lain. Kami juga menangani banyak perusahaan, dinas, instansi, hingga sekolah," rinci Naswan.
Untuk diketahui, Simanja merupakan lokasi wisata yang menawarkan edukasi mangrove dengan beragam kegiatan, seperti edukasi mangrove, pembibitan mangrove, tracking mangrove, susur sungai, buidaya lebah, tambak silofishery, dan spot foto.
Selain itu lokasi ini juga mempromosikan dan mengedukasi pengunjung tentang pentingnya keberlanjutan hutan mangrove, wisata ini berperan dalam konservasi alam dan perlindungan ekosistem pesisir. Melalui pemahaman yang lebih baik tentang keunikan dan manfaat hutan mangrove, diharapkan pengunjung dapat menjadi agen perubahan dalam pelestarian lingkungan.
(rah/rah)
[Gambas:Video CNBC]

6 hours ago
5

















































