Jakarta, CNBC Indonesia - PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel kembali membukukan kinerja yang solid pada Semester I 2026. Perseroan berhasil mencatatkan pertumbuhan laba yang berkelanjutan sekaligus memperkuat fundamental bisnis melalui disiplin pengelolaan keuangan, peningkatan efisiensi, serta percepatan transformasi menuju Next-Gen Tower Company yang menghadirkan solusi infrastruktur digital terintegrasi untuk mendukung percepatan transformasi digital Indonesia.
Sepanjang Semester I 2026, Mitratel membukukan pendapatan sebesar Rp4,69 triliun, atau meningkat 2,1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kinerja tersebut mendorong laba bersih tumbuh 1,5% menjadi Rp1,11 triliun.
Bisnis penyewaan menara tetap menjadi kontributor utama dengan pendapatan sebesar Rp3,83 triliun, sementara bisnis fiber optic terus menunjukkan pertumbuhan yang kuat dengan pendapatan mencapai Rp309 miliar. Di tengah dinamika industri telekomunikasi, capaian tersebut mencerminkan ketahanan model bisnis Mitratel yang didukung pendapatan berulang (recurring revenue), portofolio aset berkualitas, serta semakin meningkatnya kontribusi bisnis digital.
Pencapaian tersebut mencerminkan keberhasilan Mitratel dalam mengimplementasikan arah strategis Danantara Indonesia dan Telkom Group yang berfokus pada penguatan fundamental, peningkatan efisiensi, optimalisasi pengelolaan aset, serta penciptaan nilai jangka panjang bagi seluruh pemegang saham dan pemangku kepentingan.
Selaras dengan strategi tersebut, Mitratel terus mempercepat transformasi menuju Next-Gen Tower Company dengan memperluas kapabilitas bisnis dari penyedia infrastruktur menara menjadi penyedia solusi infrastruktur digital yang terintegrasi.
Sebagai bagian dari implementasi strategi tersebut, Perseroan terus memperkuat disiplin pengelolaan keuangan melalui optimalisasi struktur pendanaan, digitalisasi proses bisnis, serta peningkatan efisiensi operasional. Upaya tersebut berhasil menurunkan beban pendanaan sebesar 15,1% menjadi Rp483,47 miliar, sehingga memperkuat profitabilitas sekaligus meningkatkan fleksibilitas keuangan untuk mendukung ekspansi bisnis secara berkelanjutan.
Analis Kiwoom Sekuritas, Abdul Azis, menilai penurunan beban pendanaan menunjukkan kemampuan Mitratel dalam mengelola struktur pembiayaan secara optimal di tengah karakteristik bisnis infrastruktur yang padat modal.
"Pertumbuhan laba yang diiringi penurunan beban pendanaan menunjukkan fundamental Mitratel tetap terjaga. Efisiensi ini memberikan ruang yang lebih besar bagi Perseroan untuk mendanai ekspansi, memperkuat daya saing, sekaligus mengembangkan sumber pertumbuhan baru di masa depan,» ujar Azis dikutip Rabu (5/8/2026).
Kualitas kinerja Mitratel juga tercermin dari arus kas bersih dari aktivitas operasi sebesar Rp4,63 triliun, yang menunjukkan kemampuan Perseroan menghasilkan arus kas operasional yang kuat. Hal ini memberikan fleksibilitas keuangan untuk terus melakukan investasi strategis sekaligus menjaga likuiditas. Hingga akhir Juni 2026, kas dan setara kas meningkat menjadi Rp1,34 triliun, memperkuat kapasitas Perseroan dalam mendukung pertumbuhan jangka panjang.
Sejalan dengan strategi transformasi, Mitratel terus memperluas kontribusi bisnis di luar penyewaan menara. Pendapatan jasa konstruksi meningkat 17,6% menjadi Rp298,63 miliar, didorong oleh pertumbuhan layanan Fiber Optic Solution, Technical Service Assistance, Managed Service, Mechanical Electrical Solution, pengurusan perizinan bangunan, serta berbagai solusi infrastruktur digital lainnya. Perseroan juga memiliki kontrak non-sewa menara senilai sekitar Rp567,27 miliar yang diperkirakan akan direalisasikan dalam satu tahun ke depan, memberikan visibilitas pendapatan yang semakin kuat sekaligus mempertegas transformasi Mitratel menuju Next-Gen Tower Company.
Direktur Utama PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk, Theodorus Ardi Hartoko, mengatakan transformasi menuju Next-Gen Tower Company merupakan langkah strategis Perseroan untuk memperkuat daya saing sekaligus menciptakan sumber pertumbuhan baru yang berkelanjutan.
"Sejalan dengan arah strategis dan transformasi Danantara Indonesia serta Telkom Group, kami terus memperkuat fundamental bisnis melalui disiplin keuangan, optimalisasi portofolio aset, dan pengembangan infrastruktur digital yang semakin terintegrasi. Transformasi menuju Next-Gen Tower Company memungkinkan Mitratel menghadirkan solusi yang lebih komprehensif bagi pelanggan, memperluas peluang pertumbuhan, serta mendukung percepatan transformasi digital Indonesia. Dengan fondasi yang semakin kuat, kami optimistis dapat terus menciptakan nilai jangka panjang yang berkelanjutan bagi seluruh pemegang saham dan pemangku kepentingan," ujarnya.
Dari sisi operasional, Mitratel terus memperkokoh kepemimpinannya sebagai perusahaan infrastruktur telekomunikasi terbesar di Indonesia. Hingga akhir Juni 2026, Perseroan mengelola 40.563 menara telekomunikasi, meningkat 2% dibandingkan tahun sebelumnya.
Jumlah kolokasi meningkat 10,3% menjadi 23.303, sehingga mendorong peningkatan tenancy ratio dari 1,53x menjadi 1,57x. Di sisi infrastruktur fiber optik, jaringan Perseroan telah mencapai 59.239 kilometer, meningkat 8,8%, dengan billable fiber mencapai 74.779 kilometer atau tumbuh 13,9% secara tahunan. Capaian tersebut semakin memperkuat posisi Mitratel sebagai penyedia infrastruktur digital yang mendukung pemerataan konektivitas di seluruh Indonesia.
Ke depan, Mitratel akan terus mempercepat transformasi menuju Next-Gen Tower Company melalui optimalisasi portofolio menara, percepatan pengembangan jaringan fiber optik, pengembangan solusi infrastruktur digital terintegrasi, serta pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan.
Dengan fundamental yang semakin kuat, disiplin keuangan yang terjaga, serta dukungan arah strategis Danantara Indonesia dan Telkom Group, Perseroan optimistis mampu memperkuat kepemimpinannya sebagai penyedia infrastruktur digital terdepan di Indonesia sekaligus menciptakan nilai jangka panjang yang berkelanjutan bagi seluruh pemegang saham dan pemangku kepentingan.
(dpu/dpu)
[Gambas:Video CNBC]

11 hours ago
1

















































