Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkap fakta bahwa fatalitas penyakit kanker di Indonesia telah mencapai titik kritis. Menurutnya, satu orang warga Indonesia meninggal setiap dua menit akibat kanker.
Tidak hanya itu, tren kasus kanker di Indonesia juga terus meningkat signifikan. Dari berbagai jenis kanker, kanker payudara menjadi penyumbang angka kematian tertinggi.
"Dua menit nih saya ngomong, satu orang Indonesia meninggal karena kanker. Jadi memang ini penyakit yang harus kita tangani dengan baik karena banyak memakan korban. Data ini bukan untuk menakut-nakuti, tapi untuk menyadarkan kita semua," kata BGS, sapaan akrab Budi Gunadi Sadikin, seperti dikutip CNBC Indonesia dalam akun Instagram resminya, Senin (9/2/2026).
Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa kanker merupakan pembunuh senyap yang banyak memakan korban jiwa. Ini bukan karena tidak ada obatnya, tapi seringkali karena terlambat ketahuan.
Kanker dapat disembuhkan, syaratnya harus ketahuan sejak awal. Sekitar 70 persen pasien baru datang ke fasilitas kesehatan saat penyakit sudah berada pada stadium lanjut.
"Kanker bisa disembuhkan tapi harus tapi harus deteksinya dini. Jadi cepat-cepat datang ke seluruh fasilitas kesehatan untuk skrining, diagnosa karena pemerintah akan melengkapi semua alat-alatnya supaya deteksi ini early detection happens," ujarnya.
Pemerintah sendiri sebenarnya telah menyediakan berbagai fasilitas skrining, termasuk melalui program cek kesehatan gratis. Namun, pemanfaatannya masih jauh dari harapan.
"Starting last year kita mulai cek kesehatan gratis untuk 280 juta rakyat Indonesia. Sudah satu tahun berjalan programnya sebagai hadiah dari Bapak Presiden Prabowo untuk kesehatan seluruh rakyat.
Fasilitasnya sudah ada, alatnya terus kita lengkapi. Sekarang bolanya ada di tangan kalian," ungkapnya.
Saat ini, di Puskesmas sudah bisa skrining untuk empat jenis kanker penyebab kematian tertinggi:
1. Kanker Payudara (Pemeriksaan Klinis/USG)
2. Kanker Serviks (Tes HPV DNA)
3. Kanker Paru (Anamnesis & Fisik)
4. Kanker Usus Besar (Deteksi Dini Kanker Kolorektal)
(miq/miq)
[Gambas:Video CNBC]

3 hours ago
6

















































