Menkeu, OJK, BI dan Danantara Rapat di Kantor Airlangga, Ini Hasilnya!

4 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menggelar rapat bersama sejumlah otoritas ekonomi dan keuangan.

Rapat yang berlangsung sekitar satu jam itu dihadiri Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi, hingga Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus Kepala BPI Danantara Rosan Roeslani.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus Kepala BPI Danantara, Rosan menyebut salah satu agenda utama utama yang dibahas dalam rapat adalah rencana pendirian pusat keuangan Indonesia (Indonesia Financial Center), yang akan menjadi salah satu fokus pengembangan sektor keuangan nasional.

Ia menuturkan, rencana tersebut akan segera dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto pada hari ini

"Pak Menko (Airlangga), karena kita nanti akan dipanggil Bapak Presiden, (rapat tadi) membicarakan untuk pendirian dari Indonesia Financial Center, yang rencananya akan kita lihat lokasi-lokasinya kemarin di Bali," ungkap Rosan saat ditemui usai rapat di Kantor Kemenko Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Rosan menjelaskan, pembahasan dalam rapat tadi mencakup berbagai aspek penting yang harus disiapkan secara matang, mulai dari regulasi hingga insentif.

"(Membicarakan) lokasinya, dan hal-hal apa saja yang perlu dilakukan, baik itu dari segi regulasinya, hukumnya, dari segi insentifnya, dan yang lain-lain. Nah itu pembahasannya kurang lebih, PR-nya apa saja yang kita mesti tindaklanjuti, termasuk juga dari segi OJK-nya," jelasnya.

Terkait bentuk insentif yang akan diberikan, Rosan menyebut pemerintah masih dalam tahap penjajakan dan akan membandingkan dengan berbagai pusat keuangan global.

"Nah makanya tadi kita baru bicara kan. Ini kan baru meeting kita yang pertama. Nanti dari kita juga akan lihat perbandingan dengan Financial center yang di Dubai, yang di Abu Dhabi, yang di Singapura, dan lain-lain," ujar dia.

Ia juga memastikan pengelolaan Pusat Keuangan (Financial Center) nantinya tidak langsung berada di bawah Danantara, melainkan akan dibentuk otoritas khusus.

"Nanti itu ada badan otoritas sendiri. Dalam hal ini, kita akan sebagai pemrakarsa pembangunan Financial Center itu sendiri," pungkasnya.

Di luar masalah pembentukan IFC Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto menuturkan kedatangan Purbaya hingga Perry ke Kantor Menko Perekonomian sebetulnya dalam rangka 'brunch' atau breakfast - lunch untuk membahas perkembangan kondisi ekonomi terkini.

"Brunch, bahas kondisi ekonomi terkini," kata Haryo singkat kepada CNBC Indonesia.

(arj/haa)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |