Perempuan RI Kuasai Surat Utang Ritel Negara

5 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Investor ritel surat berharga negara (SBN) Indonesia mayoritas merupakan perempuan, baik itu yang berupa surat utang negara (SUN) maupun surat berharga syariah negara (SBSN).

Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan mencatat, pada 2025 dari total investor SUN ritel seri ORI027 yang sebanyak 86.624, 58% merupakan perempuan, sedangkan laki-laki 42%.

Dari segi generasinya mayoritas merupakan milenial dengan porsi 45,9%, Gen X 31,5%, Baby Boomer 17,1%, Gen Z 4,5%, dan tradisionalis 1% untuk seri ORI027. Tidak banyak berbeda dari komposisi seri lain, karena mayoritas pemegang surat berharga negara (SBN) masih milenial.

Seri ORI028 juga komposisinya serupa, dari total 38.355 investor 58,44% merupakan perempuan dan laki-laki 41,56%. Seri SBR014 yang sejumlah 51.198 investor 58% merupakan perempuan sedangkan laki-laki hanya setara 42%.

Tren ini pun berlanjut pada 2026. Untuk seri ORI029 yang jumlah investornya sebanyak 42.612, 57,86% merupakan perempuan dan 42,14% laki-laki. ORI030 dengan jumlah investor 102.546 sebagian besarnya merupakan perempuan dengan komposisi 57,75%, dan laki-laki hanya 42,15%.

Komposisi serupa juga tercatat untuk SBSN ritel pada 2025 untuk semua seri, misalnya investor ST014 yang sebanyak 84.175, 57,43% merupakan perempuan dan lelaki 42,57%. Pada 2026, untuk seri ST016 yang jumlah investornya 81.667, 58,74% merupakan perempuan dan lelaki 41,26%.

Sebagaimana diketahui, total SUN ritel yang diterbitkan pemerintah sebesar Rp67,78 triliun, sedangkan pada 2026 hingga Agustus mencapai Rp54,44 triliun. Adapun untuk SBSN ritel 2025 yang diterbitkan Rp84,93 triliun, sedangkan pada 2026 Rp40,11 triliun.

(arj/arj) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |