Jakarta, CNBC Indonesia - Aparatur Sipil Negara (ASN) uang pindah ke Ibu Kota Negara akan mendapatkan berbagai fasilitas, dari hunia hingga rumah sakit. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini meninjau kesiapan fasilitas tersebut.
"IKN ini dikonsepkan untuk hidup yang efisien, futuristik, dan dekat dengan alam. Kami memastikan para ASN pada suatu saat nanti bisa merasa siap dan aman, nyaman untuk bisa lebih berbakti lagi untuk perbaikan negeri," ujar Rini, usai melakukan peninjauan,di IKN, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur beberapa waktu lalu.
Dia meninjau rumah susun untuk ASN, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) IKN, Kantor Kementerian Koordinator, dan Istanda Garuda.
Sebagai informasi, rusun ASN ini berlokasi di kawasan hunian barat dan timur. Hunian itu bersisi 47 tower dengan 12 lantai.
Rusun yang akan ditinggali para ASN ini dilengkapi dengan fasilitas seperti smart home, perabotan lengkap, tenan komersial, dan sarana ibadah, sosial, serta sarana olah raga. Setiap unit juga memiliki smart home system (sidik jari/PIN), dapur, water heater, AC dan furnitur.
Sementara RSUP IKN memiliki 10 lantai dengan 250 tempat tidur. Selain itu juga terdapat layanan jantung dan stroke.
Rumah sakit itu menggunakan konsep smart hospital dan dukungan teknologi canggih seperti CT-scan 512 slice, Hybrid Cathlab dan MRI 3 Tesla.
Untuk gedung kantor Kementerian Koordinator dirancang sebagai sharing office. Gedung mengusung konsep green building dan telah rambung dibangun pada 2024-2025.
Gedung kantor itu dilengkapi dengan multifunction hall, jembatan 2nd walkway, area parkir terintegrasi, dan konsep bangunan yang menyatu dengan alam (forest city).
Rini mengatakan kunci keberhasilan IKN terletak pada kolaborasi dan penerapan digital governance. Digitalisasi bakal menjadi tulang punggung pemerintahan masa depan dengan talenta yang paham kemajuan digital.
Menurutnya istilah transformasi cocok untuk merangkum pandangannya soal IKN. Karena akan menemukan cara baru melakukan birokrasi dan tata kelola pemerintahan.
"Kenapa? Karena IKN itu bukan sekedar memindahkan ibu kota ke sini, tetapi kita menemukan cara-cara baru untuk birokrasi dan memperbaiki tata keolah pemerintahan kita," pungkas Rini.
(haa/haa)
Addsource on Google

9 hours ago
1

















































