Prabowo Soal Penurunan Approval Rating: Saya Bekerja Untuk Rakyat

4 hours ago 10

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto memberikan tanggapan perihal hasil survei sejumlah lembaga yang menunjukkan tingkat kepuasan publik (approval rating) terhadap pemerintahannya mengalami penurunan. Tanggapan itu disampaikan Prabowo dalam dialog bersama para jurnalis senior dan pakar di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Minggu (6/9/2026), yang disiarkan CNBC Indonesia, Rabu (16/9/2026).


Dalam kesempatan tersebut, Prabowo ditanya mengenai hasil survei yang menunjukkan approval rating yang menurun dan berada di kisaran 40% - 50% dari beberapa lembaga. Sebelum menjawab, Prabowo mengawali dengan sebuah pernyataan.

"Saya bekerja untuk rakyat. Saya disumpah, menurut saya ini keyakinan ya. Nanti pada saatnya rakyat yang akan memutuskan apa saya dikasih mandat lagi atau tidak," tuturnya.

Saat ditanya apa ada risiko politik yang harus ditanggung dari hasil survei itu karena program prioritas yang dijalankan seperti Makan Bergizi Gratis (MBG)? Prabowo mengatakan, setiap hal ada risiko yang harus diterima. Fokus pemerintah terhadap sektor pangan memang dibutuhkan untuk memitigasi dampak kondisi geopolitik yang terjadi saat ini.

"Hidup adalah risiko, anda naik mobil itu risiko, ya kan?. Tapi yang penting begini mbak ya. Orang lapar itu enggak bisa nunggu lama. Orang lapar di negara seperti kita yang berani masuk G20, saya pribadi saya tidak terima," kata Prabowo.

"Jadi kalau Anda bilang saya ngegas, iya. Saya beri waktu tadinya swasembada pangan empat tahun. Tapi terus terang aja saya harus mengakui saya punya tim pertanian, saya punya Menteri Pertanian yang hebat," lanjut eks Menteri Pertahanan itu.

Namun, Prabowo mengaku sedih terhadap penilaian negatif pakar-pakar, karena salah satu capaian besar yang dihasilkan pemerintah adalah swasembada pangan dalam waktu satu tahun.

"Ini ada pakar-pakar yang menganggap dirinya pintar apa dia tidak mau mengakui prestasi bangsa. Padahal dia nikmati. Saya hati saya ya sudah, saya kerja untuk rakyat. Itu saja bagi saya dan tim saya dan menteri-menteri saya. Jadi apa ya risiko ada, tapi saya percaya dengan evidence dan kebenaran," katanya.

Prabowo menjelaskan, ketika perang yang terjadi di Timur Tengah membuat permasalahan pangan di banyak negara. Bahkan negara tetangga seperti Malaysia, Filipina, Jepang, mengalami peningkatan harga beras yang signifikan.

Untuk itu, Prabowo mengaku tidak terlalu memikirkan apa yang pakar nilai, karena masih banyak rakyat yang menyambutnya ketika melakukan kunjungan kerja.

"Jadi saya pikir saya kok yakin sekali kalau tiap kali saya muncul di rakyat, rakyat berbondong-bondong nyambut saya. Jadi bagi saya yang penting saya kerja, kita kerja," katanya.

Kemudian perihal pertanyaan apakah survei-survei itu menjadi beban elektoral menuju Pemilihan Umum Presiden 2029? Prabowo menjawab, "Nggak, saya percaya dengan kearifan rakyat kita. Rakyat kita tidak sudah tidak bodoh lagi. Iya."

(miq/miq) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |