Purbaya Bayar Subsidi dan Kompensasi Energi Rp 233 T

1 month ago 32

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah telah membayarkan belanja subsidi dan kompensasi ke BUMN sebesar Rp 233 triliun hingga semester I-2026.

Adapun, nilai tersebut mencapai 52,1% dari pagu APBN dan melonjak 44,4% secara tahunan (year on year/yoy). Rinciannya a.l. subsidi sebesar Rp 116 triliun dan kompensasi sebesar Rp 116,9 triliun.

Purbaya mengatakan, peningkatan belanja kompensasi ini didorong oleh kenaikan volume konsumsi BBM bersubsidi, LPG 3 kilogram, dan listrik bersubsidi. Sementara untuk subsidi non-energi, dia menuturkan ada peningkatan realisasi terutama didorong oleh pembayaran subsidi pupuk.

"Subsidi dan kompensasi terealisasi Rp 233 triliun atau 52,1% dari APBN untuk jaga beli masyarakat, subsidi Rp 116 triliun dan kompensasi Rp 116,9 triliun. Menunjukkan meningkat 44,4% dibandingkan tahun lalu. Ini dipengaruhi fluktuasi ICP, nilai tukar rupiah, peningkatan volume BBM, LPG, listrik bersubsidi," katanya.

Purbaya pun mengungkapkan penyaluran BBM bersubsidi naik 7,8%, volume LPG 3 kilogram meningkat 2%, jumlah pelanggan listrik bersubsidi bertambah 2,1%, sedangkan penyaluran pupuk bersubsidi melonjak 21,4%.

"Realisasi volume BBM naik 7,8%, LPG 3kg naik 2%, listrik subsidi naik 2,1%, pupuk naik 21,4%, dan debitur KUR 3,6%," paparnya.

(haa/haa)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |