Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap, terdapat ide mengenai sebagian keuntungan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara yang akan dialokasikan sebagai cadangan APBN. Purbaya mengatakan, ide tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Ada ide presiden untuk menampatkan sebagian keuntungan dan antara untuk cadangan pemerintah sehingga itu bisa ngurangin utang kita juga. Nanti kita tentukan bentengnya ke depan," kata Purbaya di kantornya, Rabu (12/8/2026).
Menurut Purbaya, rencana ini sebagian sudah dimulai tahun ini. Namun, dia menambahkan pihaknya masih harus bertemu dengan Presiden untuk membahas kebijakan ini lebih lanjut. Purbaya juga enggan membeberkan nilainya.
"Sebagian tahun ini juga udah ada. Tapi nanti kita lihat arahan Bapak Presiden," tegasnya.
Adapun, Purbaya kembali menegaskan bahwa alasan dari ide ini adalah untuk membantu mengurangi utang pemerintah. Terkait utang ini, Purbaya mengingatkan publik agar tidak meributkan.
"Tadi katanya mau suruh ngurangin utang. Begitu ada alat untuk ngurangin utang ribut. Misalnya seret. Enggak, uang saya masih banyak tuh di bank ada Rp 400 triliun sekarang," ujarnya.
Sayangnya, Purbaya tidak membeberkan lebih lanjut latar belakang dari 'putar balik' kebijakan ini. Namun, dia menegaskan pemerintah ingin melakukan efisiensi pendapatan. Hal ini agar anggaran pemerintah bisa semakin berkesinambungan.
"Pemerintah meningkatkan efisiensi pendapatan kita. Dan ingin membuat anggaran kita ke depan semakin berkesenambungan. Segala cara kita manfaatkan termasuk pendapatan dari daerah," ujarnya.
(haa/haa)
[Gambas:Video CNBC]

6 hours ago
2

















































