Jakarta, CNBC Indonesia - Nilai tukar rupiah mengawali perdagangan pagi ini dengan penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Berdasarkan data Refinitiv, pada perdagangan Kamis (26/3/2026), rupiah dibuka di level Rp16.870/US$ atau menguat 0,21%. Penguatan ini sekaligus melanjutkan tren positif rupiah setelah pada perdagangan sebelumnya, Rabu (25/3/2026), rupiah berhasil ditutup menguat cukup tajam 0,41% ke level Rp16.905/US$.
Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 09.00 WIB terpantau menguat tipis 0,03% ke level 99,628.. Kenaikan ini melanjutkan penguatan pada perdagangan sebelumnya, saat DXY naik 0,17% ke posisi 99,599.
Pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan masih sangat dipengaruhi faktor eksternal, terutama dinamika dolar AS di pasar global.
Dolar AS masih bertahan menguat pada awal perdagangan Asia, seiring pelaku pasar menunggu kejelasan apakah ketegangan konflik AS-Israel dengan Iran benar-benar mulai mereda atau justru masih berpotensi memanas. Ketidakpastian ini membuat investor kembali cenderung mencari aset aman, termasuk dolar AS.
Menteri Luar Negeri Iran pada Rabu menyatakan negaranya masih meninjau proposal dari AS untuk mengakhiri perang di kawasan Teluk. Namun, Iran menegaskan belum berniat menggelar perundingan untuk menghentikan konflik yang terus meluas di Timur Tengah. Pernyataan ini membuat pelaku pasar tetap berhati-hati.
Analis Westpac menilai pasar saat ini masih sangat sensitif terhadap setiap perkembangan berita. Investor masih mencoba menilai apakah berbagai sinyal terbaru benar-benar mengarah pada deeskalasi konflik, atau justru hanya menjadi fase sementara sebelum ketegangan kembali meningkat.
Di sisi lain, penutupan Selat Hormuz yang sempat memicu lonjakan harga energi juga membuat pasar kembali meninjau ekspektasi inflasi dan arah kebijakan moneter AS. Pelaku pasar kini semakin yakin bahwa bank sentral AS The Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tetap tinggi lebih lama.
Menguatnya indeks dolar AS pada akhirnya mempersempit ruang penguatan mata uang negara lain, termasuk rupiah.
(evw/evw)
Addsource on Google

2 hours ago
5

















































