Said Iqbal Mau Temui Menperin Bahas Nasib Buruh Otomotif

1 month ago 20

Jakarta, CNBC Indonesia - Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh Said Iqbal berencana menemui Menteri Perindustrian untuk membahas nasib pekerja di industri otomotif. Terutama yang dinilai mulai terancam pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat rencana relokasi produksi ke Vietnam.

Dalam pertemuan itu, Said Iqbal akan menyampaikan aspirasi investor Jepang yang mengaku menghadapi berbagai tantangan dalam berusaha di Indonesia, termasuk terkait kebijakan insentif industri otomotif.

"Maka saya nanti kemungkinan juga akan minta bertemu dengan Menteri Perindustrian," kata dia dalam Konferensi Pers secara virtual, Minggu (28/6/2026).

Adapun, masukan tersebut diperoleh saat dirinya melakukan mitigasi ancaman relokasi produksi di PT SAI dan PT JAI di Mojokerto dan Pasuruan, Jawa Timur. Kedua perusahaan yang memproduksi komponen kabel otomotif itu semula berencana memindahkan sekitar 50 persen lini produksinya ke Vietnam.

Namun, setelah dilakukan dialog antara manajemen perusahaan, prinsipal Jepang, dan serikat pekerja, rencana relokasi tersebut berhasil ditekan.

Dalam dialog tersebut, Said mengatakan manajemen perusahaan Jepang mengeluhkan minimnya perhatian pemerintah terhadap industri otomotif Jepang yang telah lama berinvestasi di Indonesia.

"Selama ini, ini kata-kata manajemen, mereka merasa pemerintah dalam hal ini, Kementerian Perindustrian, tidak ada kepedulian terhadap persoalan-persoalan yang mereka hadapi. Terutama sebagai investor Jepang yang sudah lama ada di Indonesia. Nah, baru kalau ada hal-hal seperti ini, ada isu relokasi ke Vietnam, baru Kementerian Perindustrian ada kepedulian," kata Said.

(ven/haa)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |